
KARAWANG, RAKA- Pemerintah Kabupaten Karawang tengah menggodok program beasiswa khusus bagi anak petani sebagai upaya mencetak regenerasi petani dan mendukung pertanian berkelanjutan.
Program yang menjadi salah satu inisiatif Bupati Karawang itu ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang Rohman mengatakan, pembahasan program saat ini masih dilakukan bersama Bagian Hukum dan Bapperida. Menurutnya, pemerintah sedang menyusun regulasi, kriteria penerima, hingga mekanisme pelaksanaan beasiswa tersebut.
”Intinya, anak-anak petani akan kita sekolahkan di Fakultas Pertanian Unsika. Program ini untuk mencetak petani milenial sebagai regenerasi petani di Karawang,”katanya, Senin (29/6).
Ia menjelaskan, penerima beasiswa diprioritaskan bagi anak yang benar-benar berasal dari keluarga petani. Namun, pemerintah masih menggodok kriteria penerima, termasuk kemungkinan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang bukan berasal dari keluarga petani tetapi memiliki minat besar di bidang pertanian.
Menurut Rohman, seluruh persyaratan nantinya akan dituangkan dalam regulasi sehingga proses pendaftaran dapat dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Dinas Pertanian juga akan memanfaatkan data sekitar 85 ribu petani di Kabupaten Karawang sebagai dasar penyusunan program tersebut.
”Yang diprioritaskan tentu anak petani. Kriterianya masih dibahas dan nanti akan ada persyaratan yang harus dipenuhi saat pendaftaran,”ujarnya.
Ia menambahkan, selain berasal dari keluarga petani, calon penerima beasiswa juga diharapkan memiliki minat dan komitmen untuk berkiprah di sektor pertanian setelah menyelesaikan pendidikan. Program beasiswa khusus bagi anak petani itu ditargetkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2027. Rohman menyebut, pemerintah masih menyelesaikan penyusunan regulasi serta penganggaran agar pelaksanaannya dapat direalisasikan sesuai rencana. (zal)



