HEADLINE
Trending

BPS: 103 Ribu Warga Karawang Masih Menganggur, Sektor Jasa Jadi Penyelamat

KARAWANG, RAKA- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karawang melaporkan peningkatan sejumlah indikator ketenagakerjaan pada Agustus 2025.

Jumlah angkatan kerja tercatat mencapai 1,30 juta orang atau bertambah 48 ribu orang dibandingkan Agustus 2024. Sementara jumlah pengangguran mencapai 103,60 ribu orang.

‎‎Statistisi Ahli Madya BPS Karawang, Mina Nur Aini, mengatakan bahwa kenaikan tersebut turut mendorong Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK).‎

“TPAK pada Agustus 2025 sebesar 65,13 persen, naik 1,47 persen poin dibandingkan Agustus 2024 yang sebesar 63,67 persen,”katanya, Senin (4/5).‎

‎Ia menjelaskan, dari total angkatan kerja tersebut, sebanyak 1,19 juta orang telah bekerja atau meningkat 44,80 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah pengangguran menurun menjadi 103,60 ribu orang. ‎

“Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat sebesar 7,99 persen, turun tipis dibandingkan Agustus 2024 yang sebesar 8,04 persen,” terangnya.

‎‎Dari sisi lapangan usaha, sambungnya, sektor jasa masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.

“Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor jasa sebesar 54,73 persen atau sekitar 652,96 ribu orang, disusul manufaktur 30,09 persen dan pertanian 15,18 persen,” jelasnya.

‎‎Namun demikian, ia menyoroti penurunan pada sektor formal. “Sebanyak 486,96 ribu orang atau 40,82 persen bekerja di sektor formal, turun 70,45 ribu orang dibandingkan Agustus 2024. Sementara sektor informal mencapai 706,06 ribu orang atau 59,18 persen,” ungkapnya.

‎‎BPS juga mencatat jumlah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) pada Agustus 2025 mencapai 1,99 juta orang atau meningkat 29,58 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,30 juta orang termasuk angkatan kerja dan 694,07 ribu orang lainnya bukan angkatan kerja.

‎Berdasarkan jenis kelamin, lanjutnya, TPAK laki-laki tercatat lebih tinggi dibandingkan perempuan. “TPAK laki-laki sebesar 86,05 persen, sedangkan perempuan sebesar 43,99 persen. Keduanya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button