TKW Kertasari Lebih Suka Kerja di Malaysia

RENGASDENGKLOK, RAKA – Bekerja di luar negeri masih menggiurkan bagi warga Kabupaten Karawang. Tahun ini saja, ada sebanyak 11 orang warga Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, yang berangkat ke luar negeri untuk mencari penghidupan.

Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kertasari Uci Sukma mengatakan, rata-rata warganya yang menjadi tenaga kerja wanita bekerja di Malaysia. Ia merinci, Malaysia 6 orang, Taiwan 2 orang dan ke Singapura 1 orang. “Ada 11 orang. Itupun yang lapor dan minta tanda tangan kades. Kalau yang lainnya saya tidak tahu,” ungkapnya kepada Radar Karawang.

Uci mengatakan, sempat ada warganya bekerja ke luar negeri tanpa melalui sepengetahuan pihak desa, akhirnya bermasalah karena ilegal. “Kalau tidak salah tahun 2018 ada yang bermasalah di Malaysia, karena tidak pemberitahuan dulu sebelumnya ke desa,” katanya.

Suryadi, kepala Seksi Pelayanan Terpadu Kecamatan Rengasdengklok mengatakan, sudah tiga tahun tidak ada data warga Rengasdengklok yang bekerja ke luar negeri. Pihaknya mengaku saat ini tidak ada rekomendasi dari desa ke kecamatan. “Dulu sempat ada rekomendasi dari desa terus ke kecamatan, hampir tiga tahun sudah tidak ada,” katanya.

Camat Rengasdengklok Sri Redzeki mengatakan, selama dirinya dua tahun bekerja di Kecamatan Rengasdengklok, belum pernah menandatangani warga yang berangkat ke luar negeri. “Dari Disnaker sendiri belum ada perintah. Artinya kalau seperti itu, biasanya ada surat dari Disnaker ke kecamatan, dan sampai sekarang belum ada surat,” pungkasnya. (mra)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *