Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Dilirik Peruri untuk Bahan Baku Uang - Radar Karawang
Karawang

Dilirik Peruri untuk Bahan Baku Uang

PENJAJAKAN GARAM: Sejumlah petambak garam bersama perwakilan Perum Peruri membahas kualitas garam yang dibutuhkan dalam pembuatan uang.

KARAWANG, RAKA – Garam hasil produksi petambak Desa Tegalsari, Kecamatan Cilamaya Wetan, diam-diam dilirik oleh Perum Peruri. Lalu, apa hubungannya perusahaan pembuat uang dengan garam?

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Perum Peruri Tupar menjelaskan, Peruri membutuhkan garam sebagai salah satu komponen dalam pembuatan uang. “Karena kita butuh itu (garam) untuk komponen pembuatan uang, tapi secara detilnya saya gak tahu di bagian mana,” ungkapnya kepada Radar Karawang.

Menurutnya, saat ini pihaknya baru penjajakan, meninjau hasil produksi petambak garam. Selanjutnya, jika cocok dan sesuai dengan kualifikasi, Peruri akan membeli garam petambak Cilamaya Wetan. “Kalau memang cocok, kita ambil di sini. Sementara, saat ini kita baru penjajakan saja,” katanya.

Ia menegaskan, Peruri bukan perusahaan yang bisa menerima barang sembarangan, artinya harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan. “Belum ada kesepakatan dengan petambak, hanya penjajakan saja,” ujarnya. (rok)

Related Articles

Back to top button