Radarkarawang.id- Setelah Tim SAR dua hari pencarian, korban tenggelam di irigasi Kali Bawah Cilamaya ditemukan meninggal dunia.
Sebelumnya korban melompat dari Jembatan Irigasi Kali Bawah, Dusun Kebon II, Desa Tegalsari, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Kamis (30/7/2026).
Setelah melakukan pencarian sejak Jumat, tim gabungan akhirnya menemukan korban Sabtu (1/8/2026) meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi awal.
Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengatakan, peristiwa tersebut bermula pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Berdasarkan keterangan dari para saksi, korban berinisial AAF (18), warga Kecamatan Cilamaya Wetan, kabarnya melompat dari Jembatan Irigasi Kali Bawah.
Sebelum kejadian, korban meninggalkan rumah menjelang waktu Magrib dengan mengendarai sepeda. Tak lama kemudian, sepedanya ditemukan berada di atas jembatan.
Wildan melanjutkan, warga sekitar juga mengaku sempat mendengar suara seseorang meminta pertolongan dari arah Irigasi Kali Bawah sebelum akhirnya menghilang.
Koordinator Basarnas Karawang Sigit mengatakan, hari kedua pencarian tim gabungan akhirnya menemukan korban berjarak sekitar 200 meter dari titik awal.
”Kami dapat melaporkan perkembangan pencarian satu orang yang tenggelam dari Jembatan Tegalwaru, Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang,” kata Sigit.
“Pada hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, Alhamdulillah tim SAR gabungan menemukan korban 200 meter dari lokasi dugaan tenggelam,” katanya.
Sigit menjelaskan, korban langsung tim gabungan evakuasi menuju rumah duka kemudian menyerahkannya kepada pihak keluarga. Operasi picarian pun ia tutup.
”Setelah berhasil menemukan korban, seluruh tim gabungan kembali ke satuan masing-masing. Demikian dapat kami laporkan, terima kasih,” tutup Sigit. (zal)



