HEADLINEPurwakarta
Trending

Geliat Ekonomi Desa Sukajadi: Ibu-ibu PKK Sulap Pisang Jadi Keripik Bernilai Jual Tinggi

PURWAKARTA, RAKA – Di tengah melimpahnya hasil perkebunan pisang, ibu-ibu PKK di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, menunjukkan peran aktif dalam menggerakkan ekonomi lokal. Mereka mengolah pisang menjadi keripik dengan cita rasa khas sekaligus mulai beradaptasi dengan pemasaran digital.

Sejak pagi, aktivitas produksi keripik pisang di salah satu rumah warga tampak ramai. Ibu-ibu PKK dengan cekatan mengupas, mengiris, hingga menggoreng pisang menjadi camilan renyah.

Kepala Desa Sukajadi, Nurdin, mengatakan bahwa keterlibatan ibu-ibu PKK dalam pengolahan pisang menjadi produk UMKM memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, inovasi ini menjadi langkah strategis dalam memanfaatkan potensi desa.

Baca Juga: Truk Pengangkut Gas Terbakar di Tol Cipularang KM 93, Sempat Terjadi Ledakan dan Macet

“Peran ibu-ibu PKK sangat besar dalam mengembangkan ini,” ujarnya, Jum’at (1/5).

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa terus mendorong pengembangan UMKM, termasuk memperbaiki tampilan kemasan dan memperluas pemasaran secara digital.

Menurut Nurdin, sebelumnya para pelaku UMKM masih menghadapi kendala pada kemasan produk yang sederhana serta pemasaran yang terbatas. Namun kini, melalui pendampingan dan penyuluhan, produk keripik pisang mulai tampil lebih menarik dan memiliki identitas merek.

“Kami dorong rebranding agar produk lebih menarik dan mudah dikenal. Sekarang sudah mulai dipasarkan tidak hanya secara langsung, tetapi juga lewat media seperti WhatsApp,” katanya.

Salah satu anggota PKK, mengaku senang bisa terlibat dalam produksi keripik pisang. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya menambah penghasilan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.

Tonton Juga: TAMAN CADAS MALANG TAK TERURUS LAGI

“Dulu kami hanya jual pisang mentah. Sekarang bisa diolah jadi keripik, hasilnya lebih terasa. Apalagi sekarang sudah ada kemasan bagus, jadi lebih percaya diri untuk dijual,” ucapnya.

Warga merasakan peningkatan penjualan setelah adanya perubahan pada kemasan produk.

“Kalau dulu kemasannya biasa saja, sekarang lebih bagus dan rapi. Pembeli juga jadi lebih tertarik,” katanya.

Selain meningkatkan pendapatan keluarga, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru bagi ibu rumah tangga di desa tersebut. Keterlibatan aktif masyarakat mampu memperkuat perekonomian desa secara menyeluruh.

Dengan dukungan pemerintah desa serta semangat kolaborasi ibu-ibu PKK, keripik pisang kini tidak hanya menjadi camilan, tetapi juga simbol kemandirian ekonomi masyarakat Desa Sukajadi. (yat)

Related Articles

Back to top button