Karawang Waspada Cuaca Ekstrem
-Diprediksi Hingga Pergantian Tahun

KARAWANG, RAKA – Hujan lebat disertai angin kencang diprediksi akan menerpa Kabupaten Karawang hingga pergantian tahun. Itu diungkap Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat.
Selama dua hari kedepan, potensi hujan lebat dengan dampak banjir, beberapa kecamatan masuk dalam level waspada, yaitu Pakisjaya, Batujaya, Tirtajaya, dan Cibuaya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Ferry Muharram menghimbau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mengimbau masyarakat waspada saat berwisata ke pantai di wilayah Karawang. Sebab, kondisi cuaca ekstrem dan wilayah pesisir Karawang sedang terdampak banjir rob. “Bagi warga yang akan berwisata, liburan ke pantai yang terdampak rob, agar selalu waspada dan berhati-hati,” ujarnya kepada wartawan.
Ferry melanjutkan, masyarakat bisa selalu memantau kondisi cuaca di akun instagram BPBD Karawang. Pihaknya juga bersama pengelola wisata pantai melakukan penutupan sementara jika terjadi banjir rob atau air laut naik. “Diimbau untuk tidak berenang di pinggiran pantai di karena kan saat ini ombaknya cukup besar,” jelas dia.
Dikatakannya, jika terjadi hal membahayakan atau terkait kejadian bencana, wisatawan melapor ke pos pantau atau satuan tugas (satgas) beserta aparat desa setempat.
Selain Karawang, BMKG mencatat ada sejumlah wilayah di Jabar dalam status waspada, seperti Bogor, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, Subang, Majalengka, Kota Depok, Cianjur, Bandung Barat, Pangandaran, Bandung, Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Kota Bekasi, Kota Bogor, Bekasi, Purwakarta.
Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Indra Gustari mengatakan, dalam sepekan ke depan, diprakirakan masih terdapat beberapa fenomena yang berpengaruh terhadap penambahan uap air dan atau pembentukan awan serta peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat. ”Adapun prediksi cuaca itu satu minggu ke depan, mulai 29 Desember 2022 sampai 4 Januari 2023,” kata Indra Gustari.
Sedangkan pada Minggu (1/1), menurut dia, diprediksi ada 14 kabupaten dan kota yang dilanda hujan cuaca ekstrem tersebut. Untuk itu, diimbau kepada masyarakat di Jawa Barat tetap waspada terhadap peningkatan potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang menjelang siang hingga malam hari. ”Kondisi tersebut ditandai dengan pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB yang mengakibatkan pembentukan awan konvektif dengan dasar awan yang gelap,” kata Indra. (psn/jp/in)