
KARAWANG, RAKA β Menjelang pelantikan BPD diduga adanya pungutan terhadap anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang mencuat di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang. Informasi tersebut beredar melalui tulisan dan video yang dibagikan di grup BPD.
Dalam pesan yang beredar, anggota BPD yang akan mengikuti pelantikan diminta mengenakan pakaian dengan ketentuan tertentu. Anggota laki-laki diminta menggunakan peci atau kopiah, baju putih lengan panjang, celana hitam, dan sepatu hitam. Sementara anggota perempuan diminta mengenakan kerudung putih, kemeja putih, celana atau rok panjang berwarna hitam, serta sepatu hitam. Peserta juga diwajibkan sudah berada di lokasi 30 menit sebelum acara dimulai.
Namun, yang menjadi sorotan adalah adanya permintaan pembayaran sebesar Rp 50 ribu yang disebut sebagai biaya untuk SK BPD. βDan wajib membayar SK BPD sebesar 50 rb, silahkan dikoordinir oleh ketua/sekjen, pas acara pelaksanaan harus sudah ada terkumpul (ready),β demikian isi pesan yang beredar di grup BPD.
Adanya permintaan uang tersebut kemudian menimbulkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dikaitkan dengan Kasi Pemerintahan Kecamatan Kotabaru. Hingga berita ini ditulis, Camat Kotabaru Ahmad Mustopa belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Puryanto menegaskan, bahwa seluruh rangkaian kegiatan peresmian dan pengangkatan anggota BPD tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
Puryanto menjelaskan bahwa agenda Peresmian & Pengambilan Sumpah/Janji 2.251 Anggota BPD Masa Keanggotaan 2026β2034 dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Karawang Nomor 24 Tahun 2026 tentang Badan Permusyawaratan Desa.
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB sampai selesai di Lapang Karangpawitan, Kabupaten Karawang. “Pelaksanaan kegiatan peresmian dan pengambilan sumpah/janji BPD ini sepenuhnya tidak dipungut biaya. Mari bersama BPD, kita bangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,”tutupnya. (zal)



