Jalanan Karawang Terkepung Sampah Liar, Petugas Kebersihan Kerja Ekstra Usai Arus Balik

KARAWANG, RAKA- Lonjakan produksi sampah terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang selama dan setelah perayaan Lebaran. Kondisi ini berdampak pada munculnya tumpukan sampah liar di berbagai titik, terutama di ruas jalan yang ramai aktivitas masyarakat.
Mandor Kebersihan UPTD Kebersihan Wilayah III Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang Heri Hermawan mengatakan, bahwa peningkatan volume sampah sudah menjadi fenomena yang kerap terjadi setiap tahun saat momen hari raya.
Namun, pada Lebaran kali ini, peningkatan tersebut cukup signifikan sehingga memerlukan penanganan ekstra dari petugas kebersihan.
“Terdapat sejumlah titik yang mengalami penumpukan sampah liar, di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kotabaru, Jalan Cikalongsari, Kecamatan Jatisari, serta di area belakang Mall Cikampek. Lokasi-lokasi ini menjadi perhatian utama kami karena volumenya cukup besar,”katanya Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, keterlambatan pengangkutan sampah di beberapa titik bukan tanpa alasan. Selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran, pihaknya harus mempertimbangkan faktor keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Aktivitas pengangkutan sampah menggunakan kendaraan besar dinilai berpotensi mengganggu arus kendaraan serta membahayakan pengguna jalan.
“Pengangkutan sampah tidak bisa dilakukan secara maksimal saat puncak arus mudik dan balik. Oleh karena itu, kami baru dapat melakukan pengangkutan secara optimal setelah H+4 Lebaran, ketika kondisi lalu lintas sudah mulai normal,” paparnya.
Setelah arus lalu lintas kembali lancar, sambungnya, petugas kebersihan langsung diterjunkan untuk membersihkan seluruh titik tumpukan sampah liar. Proses pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan armada dan tenaga kebersihan yang tersedia.
“Alhamdulillah, saat ini tumpukan sampah liar di wilayah kewenangan kami sudah berhasil diangkut dan dibersihkan. Kami terus berupaya agar kondisi lingkungan kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat,”terangnya.
Meski demikian, Heri menekankan bahwa peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di pinggir jalan atau lokasi yang bukan tempat pembuangan resmi.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah liar di kemudian hari. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya membuang sampah pada waktu yang telah ditentukan agar memudahkan petugas dalam melakukan pengangkutan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya. Jangan membuang sampah sembarangan karena dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan bersama,” tutupnya. (zal)



