Karawang
Trending

Kabar Baik Bagi Petani Karawang: Harga Gabah Naik di Tengah Musim Panen April

KARAWANG, RAKA- Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang melaporkan aktivitas panen padi pada April 2026 berlangsung di 23 kecamatan dengan luas panen diperkirakan mencapai 12.531 hektare.

Dari luasan tersebut, potensi produksi gabah kering panen (GKP) diproyeksikan berada pada kisaran 5 hingga 8 ton per hektare, bergantung pada kondisi lahan dan produktivitas di masing-masing wilayah.‎

‎Kepala Bidang Sarana Pertanian DPKPP Karawang Mahmud mengatakan, bahwa kondisi panen pada periode ini relatif aman dan stabil. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan adanya gagal panen yang disebabkan oleh serangan hama maupun bencana alam, sehingga produktivitas pertanian masih dapat terjaga.

‎Di sisi lain, harga gabah di tingkat petani mengalami kenaikan dan saat ini berada di kisaran Rp7.200 per kilogram. Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan harga acuan yang ditetapkan oleh Bulog.

‎‎Menurut Mahmud, peningkatan harga ini dipicu oleh tingginya kebutuhan pasar terhadap gabah, seiring meningkatnya permintaan di sektor penggilingan maupun distribusi beras.

‎“Alhamdulillah, pada periode panen April ini tidak ada laporan petani yang mengalami gagal panen, baik akibat hama maupun bencana. Sementara untuk harga gabah, memang terjadi kenaikan karena permintaan pasar cukup tinggi,”katanya, Kamis (16/4).

‎‎Selain capaian panen, sambungnya, DPKPP Karawang juga terus mendorong peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan daerah. Hingga April 2026, realisasi LTT tercatat mencapai 18.339 hektare yang tersebar di 30 kecamatan. ‎

‎Capaian tersebut menunjukkan progres signifikan dalam upaya memenuhi target LTT bulan April yang ditetapkan sebesar 23 ribu hektare. Pemerintah daerah melalui DPKPP terus melakukan berbagai langkah percepatan, termasuk koordinasi dengan penyuluh pertanian dan kelompok tani guna memastikan optimalisasi masa tanam.

‎‎Mahmud menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan serta mengoptimalkan dukungan sarana dan prasarana pertanian agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal.

‎“Untuk bulan April ini, kesanggupan LTT kita sudah mencapai 18.339 hektare dari 30 kecamatan, dengan target 23 ribu hektare. Kami optimistis capaian ini terus meningkat hingga akhir bulan,” tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button