Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Karawang
Trending

220 Tukang Becak Karawang Dapat Becak Listrik Prabowo

KARAWANG, RAKA- Sebanyak 220 pengayuh becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Karawang mulai mengikuti verifikasi data sekaligus pelatihan teknis pengoperasian becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut digelar di Halaman Galeri Nyi Pager Asih, Rabu (23/9).

Pelatihan ini menjadi tahap awal sebelum becak listrik diserahkan kepada para penerima manfaat. Para pengayuh yang selama ini terbiasa menggunakan becak konvensional diperkenalkan dengan sistem pengoperasian becak listrik, termasuk cara menghidupkan, menjalankan, hingga mengisi daya baterai.

Engineering PT Pindad Imam mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para pengayuh becak agar tidak mengalami kesulitan saat nantinya menggunakan kendaraan listrik tersebut.

“Hari ini kami mengenalkan dan memberikan pengetahuan kepada para tukang becak di Kabupaten Karawang bagaimana cara menggunakan becak listrik. Biasanya mereka menggunakan becak biasa, kini mencoba becak listrik sehingga masih terlihat gugup dan harus melakukan latihan lagi,” katanya, Rabu (23/9).

Iman menjelaskan, becak listrik tersebut memiliki jarak tempuh sekitar 17 hingga 40 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Sementara untuk pengisian baterai dari kondisi nol persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar empat jam.

“Becak ini memiliki kekuatan berat 210 kilogram. Selain itu, becak ini sudah tahan air. Walaupun terendam banjir sekitar satu meter dalam beberapa menit, dipastikan tidak akan mogok,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan yang dilakukan saat ini masih sebatas pengenalan dan uji coba bagi para calon penerima. Adapun penyerahan becak listrik kepada penerima manfaat dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026.

Salah seorang pengayuh becak Amo (60), mengaku telah mencoba langsung becak listrik tersebut. Ia mengatakan terdapat perbedaan cara mengoperasikan becak listrik dibandingkan sepeda motor maupun becak konvensional.

Menurut Amo, sebelum menarik tuas gas, becak perlu digayuh sekitar dua kali agar laju awal kendaraan terasa lebih ringan. Ia juga mengaku sempat terkejut ketika pertama kali menarik gas karena responsnya cukup cepat.

“Kalau sepeda motor kan biasanya suka ada langsam dulu, ya. Ini langsung ngegas kencang. Awalnya kaget banget,”ujarnya.

Ia mengaku senang mendapat bantuan becak listrik tersebut. Namun, karena baru tahap uji coba, Amo belum dapat memastikan apakah nantinya becak listrik akan lebih nyaman dibandingkan becak biasa.

“Informasinya becak ini akan diberikan tanggal 3 Oktober. Sekarang baru sebatas percobaan saja. Alhamdulillah, yang namanya dikasih tentunya sangat senang. Walaupun belum tahu nanti lebih enak becak listrik atau becak biasa,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button