Melanjutkan Sekolah di PKBM Assholahiyah
RENGASDENGKLOK, RAKA – Terkendala biaya, siswi asal Cilamaya Kulon terpaksa berhenti sekolah di tengah jalan. Namun, setelah adanya Pusat Kegiatan Belajar (PKBM) di lingkungannya, saat ini ia beserta warga belajar lainnya dapat melanjutkan pendidikannya.
Melina Rahmawati misalnya, saat ini dia tercatat siswi kelas 10 PKBM Assholahiyah yang ikut serta dalam kesetaraan paket C. Sudah dua tahun ia habiskan waktu belajar. Bukan tak pernah belajar di sekolah formal, karena terkendala biaya, ia terpaksa berhenti di kelas 8. “Bersyukur ada PKBM ini, saya jadi bisa melanjutkan sekolah,” ucapnya.
Setelah keluar dari sekolah formal akibat kekurangan biaya, lanjut Melina, ia sempat berfikir untuk tidak melanjutkan sekolah. Namun, melihat teman sebaya serta kondisi zaman seperti sekarang ini. Ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah non formal karena takut kehilangan masa keemasannya. “Mumpung masih muda, ingin memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ilmu pengetahuan,” tegasnya.
Hal senada dikatakan teman sekelasnya Lisa Nurlaela, disaat semangat belajarnya masih tinggi tetapi akibat minimnya ekonomi keluarga ia terpaksa menghentikan aktifitas belajarnya di sekolah formal. Namun, melihat usia yang masih muda, ia mengaku tidak mau kekurangan ilmu pengetahuan. Apalagi, di era milenial seperti sekarang ini. “Saya gak mau ketinggalan untuk masalah belajar, karena bodoh itu rugi,” katanya. (rok)