Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Karawang
Trending

Meriah! SDN Kertaraharja II Rayakan Hari Santri Nasional 2026

KARAWANG,RAKA— Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kertaraharja II, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang menggelar serangkaian kegiatan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Acara tersebut diisi dengan upacara bendera, konvoi keliling lingkungan sekolah, tradisi ngaliwet bersama, hingga nonton bareng (nobar) film sejarah Resolusi Jihad.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Kertaraharja II, Imam Mutakim, menegaskan pentingnya mengenalkan akar sejarah kemerdekaan Indonesia kepada para peserta didik sejak dini. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan darah dan doa para ulama serta santri.

“Kemerdekaan ini bukan hadiah, melainkan harga diri bangsa yang harus kita jaga bersama. Kita harus terus mengenalkan kepada generasi muda sosok pelopor fatwa Resolusi Jihad, yaitu Mbah Hasyim (KH. Hasyim Asy’ari) dan Mbah Wahab (KH. Wahab Chasbullah),” ujar Imam Mutakim di sela-sela kegiatan, Kamis (22/10).

Ia juga memaparkan kembali tiga poin rumusan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama (NU) yang diputar dalam tayangan film sejarah untuk mengedukasi para siswa: Setiap muslim wajib Hukumnya perang (fardhu ‘ain) membela tanah air dan mengusir penjajah Belanda. Para pejuang yang gugur dalam pertempuran mempertahankan kemerdekaan adalah syuhada. Warga yang memihak atau menjadi kaki tangan penjajah Belanda wajib dijatuhi hukuman mati.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Pedes, H. Lukmanulhakim, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif SDN Kertaraharja II dalam menyelenggarakan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang edukatif dan membakar semangat patriotisme.

“Kami sangat mendukung penuh kegiatan HSN ini. Penanaman karakter mulia dan pemahaman sejarah kemerdekaan sangat penting bagi generasi penerus agar mereka tidak melupakan jasa para ulama dan santri dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya menikmati kemeriahan acara, tetapi juga meresapi nilai-nilai perjuangan, religiusitas, dan jiwa nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.(bhr)

Related Articles

Back to top button