Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Karawang
Trending

Satpol PP Karawang Bina Pelajar untuk Ketertiban & Keselamatan

KARAWANG, RAKA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang meningkatkan patroli pembinaan generasi muda ke sejumlah sekolah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah pelajar berkeliaran saat jam belajar, mengantisipasi gangguan ketertiban umum, sekaligus mengedukasi siswa mengenai bahaya berkendara tanpa memenuhi persyaratan.

Edukasi tersebut menjadi perhatian menyusul adanya kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Purwasari yang menewaskan tiga siswa. Peristiwa itu menjadi pengingat pentingnya kesadaran pelajar dalam mematuhi aturan berlalu lintas, termasuk penggunaan helm dan larangan berboncengan melebihi kapasitas.

Kepala Satpol PP Kabupaten Karawang Basuki Rachmat melalui Kasi Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Tata Suparta mengatakan, patroli pembinaan generasi muda dilaksanakan dengan mendatangi sejumlah sekolah dan berkoordinasi dengan pihak sekolah, termasuk wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta guru bimbingan dan konseling (BK).

“Melalui patroli pembinaan generasi muda ini, anggota mendatangi beberapa sekolah dan bertemu dengan pihak kesiswaan serta guru BK. Kami memberikan imbauan dan edukasi kepada para siswa agar ikut berperan aktif dalam menjaga ketertiban umum,”katanya, Kamis (22/10).

Menurutnya, para pelajar diingatkan agar tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah apabila belum memenuhi persyaratan untuk mengemudi, termasuk belum memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Sementara itu, bagi siswa yang sudah berusia 17 tahun dan memiliki SIM, Satpol PP tetap mengingatkan agar kendaraan yang digunakan memenuhi standar serta tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot bising.

Selain mengganggu kenyamanan warga, suara kendaraan yang berlebihan berpotensi memicu perselisihan di lingkungan masyarakat.

“Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar dan bersuara keras dapat mengganggu ketertiban umum. Kalau masyarakat merasa terganggu, hal itu bisa memicu konflik sosial. Karena itu, kami mengimbau para pelajar agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu lingkungan,” jelasnya.

Tata menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda sesuai arahan pemerintah daerah, termasuk penerapan nilai-nilai Pancawaluya, yakni membentuk generasi yang berkarakter baik dan mampu menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Selain memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara, patroli juga diarahkan ke sekolah-sekolah yang siswanya diduga pernah terjaring saat berkeliaran pada jam pelajaran atau membolos. Satpol PP berharap pembinaan secara langsung dapat meningkatkan kedisiplinan pelajar, baik di lingkungan sekolah maupun di jalan raya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa supaya lebih disiplin, mematuhi aturan, dan menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button