KARAWANG, RAKA – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi meluncurkan program Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi peserta didik jenjang SD dan SMP negeri mulai tahun ajaran 2026/2027.
Program yang diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional itu disiapkan untuk meringankan beban biaya pendidikan yang selama ini ditanggung orang tua siswa.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, pemberian LKS gratis merupakan bentuk hadiah bagi masyarakat Karawang sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
”Alhamdulillah hari ini, bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan hadiah untuk masyarakat berupa LKS gratis bagi siswa SD dan SMP,”katanya, Kamis (23/7).
Ia menjelaskan, LKS yang dibagikan dapat digunakan selama satu semester atau enam bulan. Dalam satu tahun ajaran, siswa akan menerima dua kali pembagian LKS. Menurut Aep, selama ini pembelian LKS menjadi salah satu pengeluaran rutin yang harus ditanggung orang tua siswa.
Melalui program tersebut, pemerintah ingin mengurangi beban ekonomi masyarakat agar seluruh anak dapat belajar dengan lebih baik.
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 7 miliar. Anggaran itu tidak hanya digunakan untuk mencetak LKS, tetapi juga memastikan kualitas bahan yang digunakan agar lebih awet selama dipakai siswa.
“Kami mengedepankan kualitas. Kertasnya harus bagus dan kuat karena digunakan selama enam bulan. Jangan sampai mudah rusak saat dipakai belajar,”terangnya.
Saat ini program LKS gratis baru menyasar siswa SD dan SMP negeri. Namun, Aep mengaku telah menerima banyak masukan dari masyarakat agar program tersebut juga mencakup siswa madrasah dan sekolah swasta. Ia pun mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan agar mengkaji perluasan program tersebut sehingga ke depan seluruh pelajar di Kabupaten Karawang dapat menikmati fasilitas yang sama.
“Insya Allah kami akan upayakan supaya seluruh masyarakat Kabupaten Karawang, termasuk yang bersekolah di madrasah maupun sekolah swasta, bisa mendapatkan LKS gratis,” ucapnya.
Aep menyebut materi dalam LKS disusun langsung oleh tim guru sesuai mata pelajaran di masing-masing jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMP terdapat sekitar 12 mata pelajaran, sedangkan di SD 9 mata pelajaran namun yang baru diberikan 5 mata pelajaran.
Ia berharap program tersebut menjadi langkah nyata Pemkab Karawang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, program ini melengkapi berbagai kebijakan pemerintah daerah yang sebelumnya telah menggratiskan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Harapan kami sederhana, mengurangi beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak Karawang bisa belajar dengan lebih baik. Pendidikan adalah investasi untuk mencetak generasi unggul di masa depan,”tutupnya. (zal)



