Wajib Pemanasan Sebelum Olahraga

PEMANASAN: Sejumlah ibu-ibu melakukan peregangan terlebih dahulu sebelum melakukan senam. Hal ini penting dilakukan untuk meminimalisir terjadinya cedera otot saat berolahraga.

Kurangi Resiko Cedera

KARAWANG, RAKA – Pemanasan menjadi hal yang penting untuk memulai aktifitas olahraga. Tanpa pemanasan, olahraga yang dilakukan beresiko menimbulkan masalah lain pada tubuh, alih-alih menjadi sehat badan malah kumat-kumat. Saking pentingnya pemanasan, bahkan untuk aktifitas sehari-hari pun ada baiknya melakukan hal ini.

Instruktur senam Siti Nuriyanah menjelaskan, dengan pemanasan dapat menyiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik. Dalam pemanasan terjadi proses peningkatkan suhu tubuh sebelum berolahraga, dengan demikian tubuh akan mulai beradaptasi dengan peningkatan intensitas gerakan fisik yang akan dilakukan. “Jadi pemanasan ini intinya menyiapkan otot sebelum beraktifitas,” terangnya, Senin (1/6).

Secara umum pemanasan dilakukan dengan melakukan serangkaian olahraga ringan. Tentu kita sudah tidak asing dengan beberapa gerakan seperti push up, squat jump, lari di tempat dan melompat. Setiap gerakan tersebut juga cukup membantu meningkatkan suhu tubuh juga melenturkan bagian otot tertentu. Namun adapula pemanasan yang dilakukan secara spesifik, yakni melakukan gerakan-gerakan yang akan dilakukan saat akan berolahraga namun dengan intesitas yang lebih ringan.

Ia menjelaskan, manfaat dari pemanasan adalah membantu memperlancar penyaluran oksigen dan nutrisi ke beberapa bagian tubuh. Hal ini terjadi karena karena aliran darah akan semakin cepat setelah pemanasan. Gerakan-gerakan saat pemanasan lah yang membuat denyut jantung yang memompa darah semakin cepat secara perlahan. Selain itu pemanasan tentunya meminimalisir resiko cedera saat olahraga atau aktifitas lainnya. Hal ini karena kapasitas gerakan tulang dan otot telah lebih dahulu disiapkan sebelum melakukan kegiatan yang lebih berat.

Dalam pemanasan itu sendiri, tambahnya, membantu sistem saraf dan otak agar otot dapat beradaptasi dengan gerakan-gerakan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya. “Nah kalau sudah keluar keringat berarti itu sudah cukup pemanasannya, kan keringat itu metabolisme tubuh untuk mendiginkan suhu tubuh, betarti memang suhu tubuhnya sudah meningkat,” pungkasnya. (din)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *