
KARAWANG, RAKA – Kerusakan salah satu lift di Gedung Pemda II Kabupaten Karawang menuai sorotan. Fasilitas yang menjadi penunjang aktivitas perkantoran itu disebut sudah tidak berfungsi selama kurang lebih dua bulan, namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan yang tuntas.
Padahal, gedung Pemda II saat ini digunakan oleh empat dinas dengan aktivitas pegawai dan masyarakat yang cukup padat setiap harinya. Akibatnya, pegawai maupun pengunjung terpaksa bergantian menggunakan lift yang masih beroperasi atau memilih menggunakan tangga untuk mencapai lantai tujuan.
Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, kerusakan tersebut mulai terasa mengganggu aktivitas, terutama pada jam sibuk di pagi hari saat pegawai mulai berdatangan.
”Sudah sekitar dua bulan salah satu lift rusak atau tidak berfungsi. Sekarang kantor Pemda II dipakai empat dinas, jadi yang menggunakan harus antre atau menunggu lebih lama, apalagi pagi hari,”katanya, Kamis (21/5).
Lamanya kerusakan itu memunculkan pertanyaan terkait pengawasan dan pemeliharaan fasilitas di lingkungan pemerintah daerah. Sebab, fasilitas yang digunakan untuk mendukung pelayanan publik seharusnya menjadi prioritas agar aktivitas kerja tidak terganggu.
Sementara itu, warga Karawang Udin mengkritisi lambannya penanganan fasilitas tersebut. Menurutnya, kerusakan yang dibiarkan berlarut dapat mencerminkan lemahnya perhatian terhadap sarana pelayanan.
”Kalau kerusakan sampai dua bulan belum juga beres, tentu jadi pertanyaan. Ini kantor pemerintahan yang setiap hari dipakai banyak pegawai dan masyarakat. Jangan sampai hal sederhana seperti fasilitas dasar saja terabaikan,”terangnya.
Ia menilai, pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret agar kerusakan tidak terus berlarut dan berdampak terhadap kenyamanan serta pelayanan kepada masyarakat. (zal)



