Purwakarta
Trending

Om Zein Murka! Korlap Satpol PP Purwakarta Langsung Dicopot Usai Ketahuan Tak Jujur

‎PURWAKARTA, RAKA – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang dikenal sebagai Om Zein, di kawasan Taman Sri Baduga berubah menjadi momen panas yang berujung pencopotan pejabat lapangan. Koordinator Lapangan (Korlap) Satpol PP setempat langsung dicopot setelah dinilai tidak jujur saat dimintai keterangan, Jumat (17/4).

‎Dalam sidak tersebut, Om Zein mendapati kondisi pos jaga Satpol PP yang jauh dari kata layak. Alih-alih menjadi pusat pengamanan, bangunan itu justru terkunci, tampak kumuh, dan dipenuhi tumpukan kardus serta barang dagangan yang diduga milik pedagang kaki lima (PKL).

‎“Ini punya siapa? Ini di dalam punya siapa? Masa satu pun tidak ada yang tahu,” ujar Om Zein dengan nada tinggi, menunjukkan kekecewaannya saat mengecek langsung kondisi di lapangan.

‎Situasi semakin memanas ketika petugas yang berjaga, termasuk Korlap, justru mengaku tidak mengetahui asal-usul barang tersebut. Padahal, mereka bertugas setiap hari di lokasi itu. Jawaban tersebut dinilai tidak masuk akal dan memicu kecurigaan adanya upaya menutupi pelanggaran.

‎Om Zein menegaskan bahwa ketidaktahuan itu tidak bisa diterima. Ia menyebut, sebagai petugas yang diberi tanggung jawab menjaga kawasan, seharusnya mereka memahami setiap aktivitas yang terjadi.

‎Ia menegaskan secara langsung, “Bapak tugas di sini menjaga tempat ini. Tidak mungkin tidak tahu siapa yang menyimpan barang di dalam. Mending jujur kepada saya.”

‎Setelah didesak berulang kali, akhirnya terungkap bahwa barang-barang tersebut milik seorang pedagang bernama Andres yang dititipkan di dalam pos jaga. Fakta ini semakin memperkuat dugaan adanya pembiaran bahkan penyalahgunaan fasilitas negara.

‎Kekecewaan Bupati pun memuncak. Ia tidak hanya menyoroti kondisi fisik pos yang terbengkalai, tetapi juga menilai integritas aparat di lapangan sedang bermasalah serius.

‎“Karena dia tidak jujur, pindahkan. Jangan bertugas di sini lagi. Bahaya jika kita mempekerjakan orang yang tidak jujur,” tegasnya kepada pimpinan Satpol PP yang mendampingi sidak.

‎Sebagai tindak lanjut, Om Zein langsung memerintahkan agar seluruh isi pos jaga dibongkar. Ia ingin memastikan fasilitas tersebut kembali ke fungsi utamanya sebagai titik pengamanan, bukan tempat penyimpanan barang pribadi.

‎Ia juga mengingatkan bahwa praktik titip barang atau penyalahgunaan fasilitas negara tidak boleh lagi terjadi di wilayahnya. Menurutnya, kejujuran adalah hal mendasar yang tidak bisa ditawar dalam pelayanan publik.

‎“Mulai besok, Korlapnya ganti. Saya hanya mengetes kejujuran. Kalau memang ada yang titip atau dagang, bicara. Jangan bilang tidak tahu,” pungkasnya. (yat)

Related Articles

Back to top button