
PURWAKARTA, RAKA – Sebanyak 52 personel Polres Purwakarta mendadak menjalani pemeriksaan urine, Kamis (8/10/2026). Pemeriksaan yang dilakukan Propam tersebut merupakan bagian dari Operasi Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin).
Hasilnya, seluruh personel yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba.
Pemeriksaan berlangsung di Mapolres Purwakarta mulai pukul 08.00 WIB. Sipropam melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal kepolisian.
Kegiatan dipimpin Kasi Propam Polres Purwakarta IPTU Cepi Ismail, didampingi Ps. Kanit Paminal Aiptu Joni Supriyadi, personel Dokkes Aiptu Indra Kusdianto serta anggota Sidokkes Polres Purwakarta.
Sebanyak 52 personel menjalani pemeriksaan urine. Dari pemeriksaan tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif Amphetamin dan Methamphetamine.
Tidak ditemukan personel yang terindikasi menggunakan narkoba dalam pemeriksaan tersebut.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas IPTU Tini Yutini mengatakan, tes urine merupakan bagian dari pengawasan internal sekaligus langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polres Purwakarta.
“Pemeriksaan urine merupakan langkah pencegahan dan deteksi dini untuk memastikan personel Polres Purwakarta terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Kami ingin seluruh anggota tetap sehat, disiplin dan profesional sehingga dapat menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal,” ujar Tini, Kamis.
Menurutnya, pemberantasan penyalahgunaan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan di masyarakat. Pengawasan juga harus dilakukan dari lingkungan internal kepolisian.
Personel Polri, kata Tini, harus menjadi contoh dalam menaati hukum dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Pemeriksaan urine juga menjadi bagian dari pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan kondisi personel tetap mendukung pelaksanaan tugas.
Dengan pemeriksaan tersebut, Polres Purwakarta berupaya mendeteksi sejak dini apabila terdapat anggota yang berpotensi terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.
Polres Purwakarta menyatakan pengawasan dan pembinaan internal akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan integritas personel.
Dalam pemeriksaan kali ini, 52 personel yang dites seluruhnya dinyatakan negatif Amphetamin dan Methamphetamine. (yat)



