Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Purwakarta
Trending

Warga Nagrikaler Tolak Pengeboran Air Tanah WOKEI Purwakarta

PURWAKARTA, RAKA – Rencana pengeboran air tanah untuk kebutuhan usaha kuliner WOKEI Chicken and More di Jalan Taman Pahlawan, Kelurahan Nagrikaler, Kecamatan Purwakarta, mendapat penolakan dari warga setempat. Mereka khawatir pengambilan air tanah untuk kepentingan usaha berdampak terhadap ketersediaan air bersih di lingkungan permukiman.

Penolakan tersebut disampaikan melalui surat sanggahan tertanggal 16 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Lingkungan Hidup, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta.

Dalam surat yang diterima redaksi pada Selasa (20/10/2026), warga RT 017 dan RT 021, RW 010, bersama pengurus lingkungan dan tokoh masyarakat menyampaikan sejumlah keberatan terhadap rencana pengeboran tersebut.

Salah satu keberatan warga adalah belum adanya sosialisasi maupun musyawarah yang melibatkan masyarakat sebelum rencana pengeboran dilakukan. Warga menilai, komunikasi dengan lingkungan sekitar diperlukan agar pemanfaatan air tanah untuk kepentingan usaha tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Selain itu, warga mempertanyakan kelengkapan perizinan dan persyaratan lingkungan yang harus dipenuhi dalam rencana pengambilan air tanah tersebut. Mereka meminta instansi berwenang memeriksa dokumen dan memastikan seluruh prosedur telah sesuai ketentuan.

Perwakilan warga, Kang Ating, mengatakan ketersediaan air bersih bagi masyarakat harus menjadi perhatian utama sebelum pengambilan air tanah untuk kebutuhan komersial dilakukan.

“Air adalah sumber daya yang terbatas. Jika diambil secara berlebihan untuk kebutuhan bisnis, yang akan kehilangan hak hidupnya adalah warga yang tinggal di sekitar sini,” ujarnya.

Menurut warga, pengeboran air tanah berpotensi memengaruhi ketersediaan air di lingkungan sekitar, termasuk pasokan air dari sumur rumah tangga. Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu alasan mereka meminta rencana pengeboran ditinjau kembali.

Melalui surat sanggahan itu, warga meminta instansi terkait meninjau proses permohonan izin pengusahaan air tanah atas nama WOKEI Chicken and More. Mereka juga mendesak agar persiapan pengeboran dihentikan sementara sampai persyaratan administrasi, perizinan, dan aspek lingkungan dipastikan sesuai ketentuan.

Warga turut meminta instansi berwenang melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi. Apabila ditemukan pelanggaran, mereka berharap tindakan dilakukan sesuai peraturan yang berlaku, termasuk penghentian kegiatan jika memenuhi dasar hukum.

Surat sanggahan tersebut ditandatangani Ketua RT 017 Dadang Setiawan, Ketua RW 010 Dodi Efendi, Ketua RT 021, serta puluhan warga. Tembusan surat juga disampaikan kepada Camat Purwakarta, Lurah Nagrikaler, Kapolsek, Danramil, dan manajemen WOKEI Chicken and More.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen WOKEI Chicken and More maupun instansi terkait mengenai keberatan warga tersebut. Konfirmasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan status perizinan, rencana pengeboran, serta langkah yang akan diambil dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. (yat)

Related Articles

Back to top button