Covid-19 Masih Mengintai

Si Lemah Imun Rentan Terpapar

CIKAMPEK, RAKA – Kabupaten Karawang saat ini masuk level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun, hal itu tidak lantas kita cuek terhadap Covid-19, karena pandemi belum dinyatakan berakhir. Promkes UPTD Puskesmas Cikampek Wiwi mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia masih dinilai melumpuhkan aktivitas warga, meski data penyebaran Covid-19 cukup membaik, namun langkah antisipasi harus tetap dilakukan. “Bahkan upaya pemerintah di bidang kesehatan terus dilakukan, salah satunya program vaksinasi,” ucapnya kepada Radar Karawang.

Ia menambahkan, meski warga telah mengikuti vaksinasi, tentu kesehatan harus tetap dijaga. Karena bukan tidak mungkin paparan Covid-19 masih mampu menyerang meski kondisi tubuh terasa baik-baik saja. Upaya yang bisa dilakukan seperti memperhatikan pola asupan makanan, seperti sayuran hijau, telur, tempe, daging ayam, susu dan lain sebagainya. Kandungan hebat pada makanan tersebut memang sudah menjadi rahasia umum, namun sebagian orang masih mengabaikannya bahkan pola konsumsi yang kadang kurang atau berlebihan. “Contohnya sayuran, daging dan susu memang memiliki kandungan baik untuk tubuh, tapi terkadang konsumsinya berlebih atau kurang, sehingga hal tersebut tidak dapat memenuhi gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga pembentukan nutrisi kurang maksimal,” tambahnya.

Ia mengaku, selain makanan, olahraga juga menjadi hal penting, salah satunya kesehatan jantung. Jantung akan memompa sekitar 5 liter darah ke seluruh sistem pembuluh darah tubuh setiap menit. Ketika sistem peredaran darah bekerja dengan baik, proses ini dapat mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh dan membantu menghilangkan limbah atau racun. “Ini baru sebagian kecil, bagaimana dengan manfaat lainnya, maka jangan pernah tinggalkan olahraga, apalagi di masa pandemi ini,” akunya.

Masih dikatkannya, ia juga mengingatkan warga untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama, tentunya hal itu untuk meningkatkan hidup bersih dan sehat. “Yang pasti kita jangan lupa bahagia, bagaimanapun fikiran juga menjadi pemicu sehat dan tidaknya tubuh kita,” pungkasnya. (mal)