Mutu Bikin Yatim Bahagia

BERSAMA YATIM DAN FAKIR MISKIN: Anak-anak SMK TI Muhammadiyah 1 Cikampek yang aktif di IPM bersama anak yatim dan fakir miskin, usai menggelar santunan yang rutin digelar setiap bulan.

KOTABARU, RAKA – Pelajar rajin belajar itu biasa. Pelajar tawuran itu seburuk-buruknya remaja. Tidak pantas disebut pelajar. Jangan dilakukan ya, kalau tidak mau masa depan hancur. Nah, pelajar bagi-bagi santunan ke anak yatim, fakir miskin. Rutin dilakukan. Itu baru luar biasa. Sebab, pelajar tidak hanya sebagai pembelajar, kaum intelektual. Tapi keberadaannya harus bisa dirasakan oleh masyarakat.

Seperti yang dilakoni oleh anak-anak SMK TI Muhammadiyah 1 (Mutu) Cikampek yang aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Mereka setiap satu bulan sekali rutin menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Tidak hanya yang rumahnya dekat dengan sekolah, tapi juga berkeliling ke masjid-masjid.

Ketua IPM SMK Muhammadiyah 1 Cikampek Eka mengatakan, kegiatan santunan ini rutin dilakukan karena kehadiran pelajar harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, kaum intelektual tidak hanya berkutat dengan buku tapi juga harus menjawab persoalan masyarakat. “Semoga apa yang kita berikan bisa membuat anak yatim bahagia,” ujarnya.

Ia melanjutkan, santunan yang diberikan oleh anak-anak IPM, tidak hanya bersumber dari kas organisasi, tapi juga dari sejumlah donatur. “Alhamdulillah para guru di sekolah kami sudah menjadi donatur tetap. Jadi setiap bulan kegiatan ini berjalan,” katanya.
Pembina IPM Miftahudin mengatakan, agenda ini sudah berjalan bertahun-tahun. Tujuannya selain menunaikan perintah Allah, juga menumbuhkan karakter sosial bagi anak-anaknya. “Kami ingin pelajar memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan bertahun-tahun,” katanya. (psn)