Tempat Nongkrong Disisir Polisi

DIBUBARKAN : Tempat nongkrong yang ada di wilayah hukum Polsek Kotabaru dibubarkan oleh anggota polisi. Giat itu akan ters dilakukan seiring dengan menyebarnya wabah virus corona.

CIKAMPEK, RAKA – Bhabinkamtibmas Desa Cikampek Utara melakukan operasi malam dengan mendatangi setiap tempat tongkrongan. Hal itu dilakukan untuk mecegah terjadinya penyebaran virus corona.

Bhabinkamtibmas Desa Cikampek Utara Bripka Rahman mengatakan, meskipun pihak pemerintah serta aparat kepolisian telah memberikan himbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, rupanya hal itu belum sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat. “Mungkin karena warga masih belum menyadari betapa bahayanya virus corona ini, karena sampai saat ini khususnya pada saat jam malam hari masih banyak ditemukan perkumpulan atau aktivitas nongkrong,” ucapnya, kepada Radar Karawang, Minggu (29/3).

Ia menambahkan, untuk mengurangi aktivitas perkumpulan, pihaknya selaku pembina Desa Cikampek Utara melakukan giat patroli yang dilakukan pada jam malam hari. Pasalnya beberapa titik perkumpulan berhasil ia bubarkan dengan terus memberikan pembinaan serta menyampaikan bahayanya penyebaran virus corona. “Artinya kalau memang tidak penting ya kita sampaikan kepada para warga untuk di rumah saja, karena kondisinya saat ini sedang genting, kita tidak mau kalau sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan Cikampek Utara ini,” tambahnya.

Ia mengaku, pihaknya juga meminta kerjasama dengan para ketua RT untuk memantau perkembangan situasi Desa Cikampek Utara, jika ditemukan kegiatan perkumpulan maka segera melaporkan kepada pihak kepolisian. “Jangan sampai situasi yang dinilai tidak kondusif ini ada warga yang nekat juga melaksanakan kegiatan hajatan, tentunya kita butuh kerjasama untuk memutua rantai covid 19 ini,” akunya.

Sementara itu, warga Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru Jajang Suherman (26) mengungkapkan, pihaknya juga ikut ditertibkan oleh pihak kepolisian karena sedang asyik ngopi dengan teman tongkrongannya.

Dia juga mengaku bahwa aktivitas nongkrongnya dapat memicu terjadinya penyebaran wabah virus corona. “Ya sebenarnya tahu sih, cuma saya jenuh di rumah terus, makannya saya keluar rumah sambil ngopi cuma kata polisi harus pulang karena kondisinya sedang bahaya, memang buat kebaikan kitu semua sih,” pungkasnya. (mal)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *