KARAWANG, RAKA – Kuliner sate maranggi yang berlokasi di sekitar Flyover Cikampek, masih menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat. Dengan harga yang terjangkau dan pilihan menu yang beragam, warung sate maranggi di lokasi tersebut setiap hari ramai didatangi pembeli, baik warga sekitar maupun pengendara yang melintas.
Juru parkir setempat Iman mengatakan, ramainya pengunjung tidak pernah sepi, terutama pada pagi hingga sore hari. Menurutnya, pembeli yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Cikampek, tetapi juga dari luar daerah yang sengaja singgah untuk menikmati sate maranggi.
”Setiap hari ramai. Yang datang bukan hanya warga sekitar, tapi juga banyak pengendara yang melintas atau memang sengaja ke sini untuk makan sate maranggi,”katanya, Kamis (9/7).
Ia menjelaskan, di lokasi tersebut terdapat dua pedagang sate maranggi yang berjualan secara bergantian. Pada pagi hari, lapak diisi oleh Maranggi Mang Rustam, sedangkan siang harinya dilanjutkan oleh Maranggi Mang Aep.
Selain cita rasa yang khas, sambungnya, harga makanan yang ditawarkan juga dinilai sangat ramah di kantong. Sate maranggi dijual seharga Rp1.000 per tusuk, sementara menu pelengkap seperti kikil, pepes tahu, dan aneka jeroan dibanderol Rp2.500 per porsi.
“Masih tersedia pula berbagai pilihan menu lainnya, terutama saat pagi hari,”ungkapnya.
Salah seorang pengunjung Andri (35) mengaku, sengaja mampir setiap kali melintas di Cikampek. Menurutnya, sate maranggi di bawah Fly Over Cikampek memiliki cita rasa khas dengan harga yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Kalau lewat Cikampek saya hampir selalu mampir. Rasanya enak, dagingnya empuk, bumbunya pas, dan harganya juga murah. Dengan uang puluhan ribu, bahkan hanya belasan ribu sudah bisa makan kenyang, makanya tempat ini selalu ramai,”tutupnya. (zal)



