Purwakarta
Trending

Sebanyak 16.807 Siswa SD di Purwakarta Ikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025/2026

PURWAKARTA, RAKA – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kabupaten Purwakarta mencatat partisipasi tinggi. Data Dinas Pendidikan (Disdik) menunjukkan sebanyak 16.807 siswa tingkat akhir SD mengikuti TKA utama yang digelar secara bertahap di ratusan sekolah.

‎Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Purwakarta, Dede Supendi, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta mencerminkan kesiapan sekolah dalam mendukung program pemetaan akademik. Ia menjelaskan, dari total 16.888 siswa kelas VI yang terdata, sebanyak 16.807 siswa terverifikasi mengikuti TKA.

‎“Pelaksanaan TKA ini menjadi instrumen penting untuk memetakan kemampuan akademik siswa sejak pendidikan dasar,” ujar Dede, Jum’at (26/4).

‎Secara keseluruhan, terdapat 419 sekolah yang terdaftar dalam pelaksanaan TKA, terdiri atas 378 sekolah negeri dan 41 sekolah swasta. Namun, lima sekolah tidak mengikuti kegiatan tersebut karena belum memiliki siswa kelas VI, serta satu sekolah dengan kondisi khusus terkait peserta didik warga negara asing (WNA).

‎Dede juga menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA dilakukan dalam empat gelombang di 418 sekolah pelaksana. Ia merinci, gelombang pertama diikuti 119 sekolah, gelombang kedua 182 sekolah, gelombang ketiga 113 sekolah, dan gelombang keempat 38 sekolah. Menurutnya, mayoritas sekolah melaksanakan ujian hanya dalam satu gelombang.

‎“Sebanyak 387 sekolah menyelenggarakan TKA dalam satu gelombang, sehingga pelaksanaan dapat lebih efektif dan terfokus,” katanya.

‎Dari sisi teknis, pelaksanaan ujian dibagi dalam beberapa sesi untuk menyesuaikan kapasitas sekolah. Tercatat 192 sekolah menggelar dua sesi, 172 sekolah tiga sesi, dan 31 sekolah empat sesi, sementara 23 sekolah lainnya hanya melaksanakan satu sesi.

‎Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan objektif, Disdik menyiapkan 432 ruang ujian dengan sistem pengawasan silang yang melibatkan jumlah pengawas yang sama.

‎Lebih lanjut, Dede menegaskan bahwa hasil TKA tidak hanya menjadi indikator capaian siswa, tetapi juga akan digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Purwakarta.

‎Ia mengatakan, pemerintah daerah berharap hasil pemetaan ini dapat mendorong perbaikan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

‎“Hasil TKA diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun langkah strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan dasar,” ucapnya. (yat)

Related Articles

Back to top button