
PURWAKARTA, RAKA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban guna mencegah penyebaran penyakit menular.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban tidak boleh secara formalitas semata.
Ia meminta pemeriksaan hewan kurban harus menyeluruh dari proses distribusi hingga penyembelihan.
Menurutnya, pengawasan secara ketat menjadi langkah penting untuk memastikan hewan kurban benar-benar sehat dan layak konsumsi di wilayah Purwakarta.
Baca Juga: Pendaftaran Sekolah MAUNG SMAN 5 Karawang 2026: Kuota, Jadwal, dan Cara Daftar
“Pengawasan harus secara maksimal agar hewan kurban di seluruh wilayah Purwakarta benar-benar aman dan sehat, sehingga tidak menimbulkan risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia maupun sebaliknya,” ujar Sri Jaya Midan.
Ia meminta seluruh petugas lapangan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kemungkinan munculnya penyakit hewan menular.
Selain fokus pada pengawasan hewan kurban, Sekda juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perikanan dan peternakan. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bidang Budidaya Perikanan di Kabupaten Subang.
Sri Jaya Midan berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda pelatihan rutin, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan sektor perikanan di daerah.
Tonton Juga: Rumah Wawan Tak Layak Huni
Ia menilai kemampuan teknis para peserta perlu terus diperkuat agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan langsung di lapangan untuk meningkatkan produktivitas budidaya perikanan.
“Semoga para peserta dapat memahami materi dengan baik dan mampu mengaplikasikannya demi mendukung kemajuan sektor perikanan,” katanya.
Langkah pengawasan hewan kurban dan peningkatan kapasitas petugas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Purwakarta dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pangan dan peternakan menjelang Idul Adha. (yat)



