
KARAWANG, RAKA- Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) program Sekolah Manusia Unggul (MAUNG) Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi dimulai pada Senin (25/5). Di Kabupaten Karawang, SMAN 5 Karawang dipercaya menjadi salah satu sekolah pelaksana program unggulan yang digagas Gubernur Jawa Barat.
Pada tahun ajaran 2026/2027, SMAN 5 Karawang menyiapkan kuota sebanyak 384 peserta didik baru yang akan diseleksi melalui sejumlah jalur penerimaan berbasis kompetensi dan prestasi.
Ketua SPMB SMAN 5 Karawang Maman Rohmana MPd mengatakan, bahwa kuota penerimaan dibagi ke dalam tiga jalur utama, yakni Jalur Potensi Akademik, Jalur Kompetensi Akademik, dan Jalur Kompetensi Non akademik. Jalur Potensi Akademik mendapat alokasi 10 persen atau sekitar 38 siswa.
Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki kemampuan intelektual tinggi serta memenuhi sejumlah kriteria khusus.
“Untuk Jalur Potensi Akademik, standar kelulusannya cukup tinggi. Calon peserta wajib menunjukkan hasil asesmen psikolog resmi yang terdaftar di HIMPSI atau psikolog dari perguruan tinggi terakreditasi, dengan IQ minimal 130, memiliki kreativitas tinggi, serta komitmen tugas yang kuat,”katanya, Senin (25/5).
Sementara itu, kuota terbesar dialokasikan untuk Jalur Kompetensi Akademik dengan porsi 70 persen atau sebanyak 269 siswa. Jalur tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni Prestasi Nilai Rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 50 persen atau 192 siswa, serta Prestasi Minat/Bakat Akademik dan TKA sebesar 20 persen atau 77 siswa.
Maman menjelaskan, calon peserta pada jalur tersebut diwajibkan memiliki nilai rata-rata rapor minimal 85 dari semester satu hingga semester lima. Sedangkan Jalur Kompetensi Non akademik memperoleh alokasi 20 persen atau sebanyak 77 siswa. Jalur ini mencakup prestasi di bidang olahraga, seni, bahasa, keagamaan, kepanduan, hingga jalur kepemimpinan.
Untuk jalur non akademik, sambungnya, peserta diwajibkan memiliki nilai rata-rata rapor minimal 80. Khusus jalur kepemimpinan, calon peserta juga harus melampirkan Surat Keputusan (SK) dari kepala sekolah asal.
“Jalur kepemimpinan memberikan kesempatan bagi mantan Ketua OSIS, Ketua OSIM, maupun pimpinan regu utama Pramuka (Pratama). Nilai kepemimpinan pada rapor minimal berpredikat baik dan jalur ini tidak diwajibkan mengikuti TKA,” ujarnya.
Diteruskannya, pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi Sekolah MAUNG. Peserta menggunakan akun yang diperoleh dari operator Dapodik sekolah asal masing-masing. Pihak sekolah juga membuka layanan bantuan bagi calon peserta didik yang mengalami kendala teknis dalam proses pendaftaran.
“Bagi calon murid yang belum mendapatkan akun dari sekolah asal karena kendala teknis, dapat datang langsung ke posko panitia di SMAN 5 Karawang. Kami siap membantu proses pendampingan,” ungkapnya.
Panitia mengingatkan calon peserta didik dan orang tua agar memperhatikan jadwal pelaksanaan SPMB yang relatif singkat. Pendaftaran dan verifikasi dokumen dibuka pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026.
Tahapan selanjutnya meliputi uji kompetensi pada 3 Juni, lanjutnya, rapat dewan guru bersama kepala sekolah pada 4 Juni, pengumuman hasil seleksi pada 8 Juni, serta daftar ulang pada 9–10 Juni 2026.
”Seluruh dokumen yang diajukan wajib dilengkapi Surat Tanggung Jawab Mutlak (STJM) serta surat rekomendasi dari sekolah asal sebagai bagian dari persyaratan program pembentukan sumber daya manusia unggul di Jawa Barat,”tutupnya. (zal)



