Jaga Stand Desa

Nurain

TELUKJAMBE BARAT, RAKA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan tahap akademis perguruan tinggi, yang pasti akan dilalui oleh para mahasiswa. KKN sebagai wadah bagi mereka untuk lebih mengenal masyarakat, dan mengamalkan ilmu yang didapat di perkuliahan. Begitupun yang dialami oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Rakeyan Santang Karawang, mereka tidak menyia-nyiakan acara Paten Telukjambe Barat ikut berpartisipasi.

Dosen pembimbing lapangan, Vina Febiani Musyadad menuturkan, mahasiswa didikannya baru dua hari ini menjalani KKN di Desa Parungsari, Kecamatan Telukjambe Barat. Mengetahui adanya Paten mereka berinisiatif untuk membantu pihak desa dalam kegiatan tahunan tersebut. Para mahasiswa mendampingi siswa PAUD dari Desa Parungsari, yang mengikuti perlombaan dan membantu menjaga stand Desa Parungsari. “Kebetulan kan kita jurusan pendidikan Islam anak usia dini, jadi kami bantu membimbing anak PAUD yang ikut lomba,” terangnya.

Dosen lainnya, Gina Kania mengatakan, Paten Telukjambe Barat nampak meriah, dan mempunyai produk-produk UMKM tersendiri yang berbeda dengan kecamatan lainnya. Hal itu menjadi peluang bagi mahasiswanya agar lebih mengenal masyarakat, dan potensi yang ada di tempat mereka menjalankan KKN. “Ini kan semua masyarakat kumpul di sini, kita jadi bisa lebih dekat dan tahu potensi mereka,” ungkapnya.

Mahasiswa STIT Rakeyan Santang Karawang, Nurain mengatakan, Telukjambe Barat sudah mulai maju dan berkembang. Hal itu tidak lepas dari banyaknya karya masyarakat yang ditampilkan di setiap stand desa. “Dari desa banyak hasil karyanya, sudah kreatif masyarakatnya,” ujarnya.

Sebagai mahasiswa, dia merasa kegiatan Paten punya banyak manfaat bagi dia dan rekan-rekannya. “Ini sebagai pembelajaran bagi kita, untuk mengetahui betul bagaimana keadaan masyarakat,” katanya. (cr5)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *