Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
TELUSUR
Trending

Enam Bangunan Liar di Jalur Tamelang-Curug Dibongkar Paksa.

KARAWANG, RAKA – Enam bangunan liar di jalur Tamelang-Curug, Kecamatan Purwasari, akhirnya dibongkar petugas gabungan, Jumat (30/10). Pembongkaran menggunakan alat berat dilakukan setelah pemilik bangunan tidak membongkar sendiri hingga batas waktu yang diberikan pemerintah.

Sebelum pembongkaran dilakukan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang telah melayangkan tiga kali surat peringatan kepada pemilik bangunan. Namun, hingga surat peringatan ketiga diterbitkan, masih terdapat enam bangunan yang belum ditertibkan.

Kepala Satpol PP Karawang Basuki Rachmat melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas), Tata Suparta, mengatakan, penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari proses pendataan dan pemberian peringatan yang telah dilakukan sebelumnya.

“Awalnya, kami mendata sebanyak 48 bangunan yang berada di area terdampak rencana pelebaran jalan. Terhadap pemilik bangunan, kami sudah memberikan surat peringatan secara bertahap, mulai dari SP1 hingga SP3,” ujarnya.

Menurut Tata, sebagian besar pemilik bangunan memilih membongkar sendiri setelah menerima surat peringatan. Jumlah bangunan yang belum ditertibkan pun terus berkurang hingga tersisa enam bangunan ketika SP3 diterbitkan pada Kamis (29/10).

“Setelah seluruh tahapan peringatan dilalui dan masih ada enam bangunan yang belum dibongkar, hari ini kami bersama tim gabungan turun langsung melakukan pembongkaran,” katanya.

Pembongkaran melibatkan Pemerintah Kecamatan Purwasari, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI/Polri, serta Perum Jasa Tirta (PJT) II Wilayah III. Petugas mengerahkan ekskavator untuk merobohkan bangunan yang masih berdiri di area tersebut.

Tata memastikan proses pembongkaran berjalan lancar tanpa kendala berarti. Penertiban ini dilakukan untuk mengosongkan area yang masuk dalam rencana pelebaran jalan sekaligus mendukung penataan jalur Tamelang-Curug.

“Alhamdulillah, proses penertiban berjalan lancar dan kondusif. Kami berharap pelebaran jalan dan penataan jalur Tamelang-Curug dapat berjalan sesuai rencana,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button