KAI Pangkas 3.478 Pohon di Sekitar Jalur Rel, Antisipasi Gangguan Perjalanan Kereta

KARAWANG, RAKA – Sebanyak 3.478 pohon di sekitar jalur rel dan stasiun wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta telah dipangkas sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan kereta api akibat dahan patah maupun pohon tumbang.
Dari total tersebut, sebanyak 169 pohon di antaranya ditangani selama Oktober 2026. Pemangkasan dilakukan terhadap pohon yang cabang atau rantingnya berpotensi memasuki ruang bebas jalur kereta api maupun mengganggu instalasi Listrik Aliran Atas (LAA).
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan, penopingan menjadi salah satu langkah preventif untuk meminimalkan risiko gangguan operasional, terutama saat hujan lebat dan angin kencang.
“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas KAI. Penopingan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat dahan atau pohon yang dapat membahayakan jalur rel maupun instalasi LAA. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pohon dan tingkat risikonya, sekaligus memperhatikan lingkungan di sekitar jalur kereta api,” ujar Franoto.
Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta, pemangkasan dilakukan di 15 wilayah operasional. Penanganan terbanyak berada di wilayah Rangkasbitung dengan 548 pohon, disusul Serpong 363 pohon, Tanah Abang 304 pohon, Duri 269 pohon, Depok 253 pohon, dan Parung Panjang sebanyak 248 pohon.
Selanjutnya, wilayah Cikarang sebanyak 240 pohon, Manggarai 220 pohon, Pasar Minggu 219 pohon, Pasar Senen 212 pohon, Jatinegara 182 pohon, Basuta 148 pohon, Nambo 130 pohon, Bogor 116 pohon, dan Jakarta Kota sebanyak 26 pohon.
Franoto menjelaskan, pemangkasan dilakukan berdasarkan kondisi pohon, tingkat potensi bahaya, serta kebutuhan keselamatan di masing-masing lokasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari pemeliharaan lingkungan di sekitar jalur operasional kereta api.
Selain melakukan pemangkasan, KAI juga meminta masyarakat turut mengawasi kondisi lingkungan di sekitar jalur rel. Warga yang menemukan pohon atau dahan berpotensi membahayakan perjalanan kereta api maupun instalasi perkeretaapian diminta segera melaporkannya kepada petugas KAI.
Melalui langkah tersebut, KAI Daop 1 Jakarta berupaya menekan potensi gangguan operasional sekaligus menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. (zal)



