Purwakarta
Trending

Viral Atraksi Sembur Api di Pawai Obor Purwakarta Berujung Petaka, Korban Jalani Perawatan

PURWAKARTA, RAKA – Wawan Ruswandi, peserta pawai obor yang mengalami luka bakar pada wajah akibat atraksi sembur api, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Di balik insiden yang videonya viral di media sosial itu, Wawan mengaku aksi yang dilakukannya bukan pertunjukan profesional, melainkan hanya untuk memeriahkan pawai yang rutin digelar setiap tahun.

‎Saat ditemui di ruang perawatan, Rabu (17/6), wajah Wawan tampak masih dibalut kain kasa. Balutan tersebut menutupi hampir seluruh bagian wajahnya, menyisakan area mata, hidung, dan mulut untuk membantu proses pemulihan.

‎Meski mengalami luka bakar, Wawan mengaku bersyukur karena kobaran api tidak menyebabkan cedera yang lebih parah.

‎“Ya disyukuri saja, luka bakarnya hanya beberapa persen dan hanya di bagian muka. Ada sedikit di tangan, tapi tidak terlalu parah,” ujar Wawan.

‎Wawan menuturkan atraksi sembur api yang dilakukannya saat pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam bukanlah aksi yang dipersiapkan secara profesional. Ia mengaku hanya ingin menghibur masyarakat dan memeriahkan jalannya pawai.

‎“Ini hanya untuk memeriahkan acara. Saya bukan ahli atau akrobat. Hanya keberanian saja. Biasanya kalau menggunakan minyak tanah aman untuk disemburkan, berbeda dengan bensin yang berbahaya,” katanya.

‎Menurut Wawan, aksi serupa sudah beberapa kali ia lakukan dalam pawai obor pada tahun-tahun sebelumnya tanpa pernah mengalami kecelakaan.

‎Namun, pada malam kejadian, kobaran api justru menyambar wajahnya. Ia menduga api mengenai sisa minyak tanah yang masih berada di sekitar mulut saat proses penyemburan berlangsung.

‎“Biasanya aman, hampir setiap tahun saya melakukan aksi seperti ini dan tidak pernah terjadi apa-apa,” ujarnya.

‎Usai insiden terjadi, warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama sebelum membawa Wawan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

‎Ketua RW 07, Dandi Pirma Kusuma, mengatakan respons cepat warga menjadi faktor penting sehingga korban dapat segera memperoleh perawatan.

‎“Warga langsung melakukan tindakan cepat dan membawa Pak Wawan ke RSUD Bayu Asih. Saat ini masih dalam penanganan medis dan rencananya besok akan dilakukan operasi kecil,” kata Dandi.

‎Diketahui, peristiwa tersebut terjadi saat pawai obor dalam rangka Hari Jadi Purwakarta sekaligus menyambut Tahun Baru Islam pada Senin (15/6) malam. Rekaman video detik-detik wajah Wawan tersambar api kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.(yat)

Related Articles

Back to top button