PURWAKARTA, RAKA – Zusyef Gusmawan resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Purwakarta periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) APPSI yang digelar di Bale Maya Datar, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, Rabu (24/6).
Usai terpilih, Zusyef menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi pedagang pasar tersebut selama lima tahun ke depan.
“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk menjadi Ketua APPSI Kabupaten Purwakarta periode 2026-2031. Amanah ini akan kami jalankan bersama-sama demi kemajuan pedagang pasar dan ekonomi kerakyatan di Purwakarta,” ujar Zusyef.
Menurutnya, APPSI merupakan organisasi resmi yang menjadi wadah perjuangan para pedagang pasar tradisional di seluruh Indonesia. Organisasi tersebut berperan aktif dalam mengadvokasi kesejahteraan pedagang sekaligus menjembatani aspirasi pedagang dengan pemerintah.
Zusyef menegaskan, kepengurusannya akan fokus pada upaya memperkuat posisi pedagang pasar tradisional di tengah perkembangan zaman, termasuk mendorong adaptasi terhadap teknologi dan digitalisasi usaha.
“APPSI memiliki peran penting dalam memastikan pedagang mendapatkan tempat usaha yang layak, perlindungan dari persaingan tidak sehat, serta mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok. Selain itu, kami juga akan mendorong pedagang pasar untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu bersaing,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan organisasi hingga tingkat daerah menjadi salah satu langkah penting untuk memperjuangkan kepentingan pedagang secara lebih efektif. Sinergi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat juga dinilai penting guna mendukung kebangkitan ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Purwakarta periode sebelumnya, Eman Sulaeman, mengatakan Musda merupakan agenda organisasi yang tidak hanya menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga sarana evaluasi program kerja dan konsolidasi organisasi.
“Pasar tradisional bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi urat nadi penggerak ekonomi kerakyatan. Kami berharap APPSI terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan pedagang dan memajukan pasar rakyat di era modern,” ujarnya. (yat)



