Karawang
Trending

3 Desa di Karawang Kekeringan, BPBD Pasok Air Bersih

KARAWANG, RAKA – Sebanyak tiga desa di dua kecamatan di Kabupaten Karawang mengalami kekeringan dan telah mendapatkan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang. Ketiga desa tersebut yakni Desa Kutalanggeng di Kecamatan Tegalwaru, serta Desa Kutanegara dan Desa Mulyasejati di Kecamatan Ciampel.‎

‎Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karawang Ferry Muharam mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan secara bertahap sejak Juni hingga awal Juli 2026 untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak krisis air akibat musim kemarau.

‎”BPBD Kabupaten Karawang telah melakukan pendistribusian air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan di Kecamatan Tegalwaru dan Kecamatan Ciampel. Penyaluran dilakukan sesuai permohonan dari pemerintah desa dan hasil asesmen di lapangan,” katanya, Minggu (12/7).

‎‎Di Kecamatan Tegalwaru, sambungnya, distribusi air bersih difokuskan ke Desa Kutalanggeng yang mencakup 10 titik lokasi di Kampung Naringgul, Jungkur, Cinaga, Kopi, dan Palasari. Total warga terdampak mencapai 837 kepala keluarga (KK) atau 2.399 jiwa dengan bantuan air bersih yang telah disalurkan sebanyak 50.000 liter.

‎‎Sementara di Kecamatan Ciampel, bantuan diberikan kepada warga Desa Kutanegara dan Desa Mulyasejati. Di Desa Kutanegara, sebanyak 286 KK atau 881 jiwa terdampak dan menerima 15.000 liter air bersih. ‎Sedangkan di Desa Mulyasejati, terdapat 105 KK atau 348 jiwa terdampak dengan distribusi air bersih sebanyak 10.000 liter.‎

‎Ferry menambahkan, BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah dan menyiapkan distribusi tambahan apabila kebutuhan masyarakat masih tinggi. ‎

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memantau wilayah yang mengalami kekeringan. Apabila masih ada warga yang membutuhkan air bersih, pendistribusian akan terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

‎‎BPBD juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau dan segera melaporkan apabila mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (zal)

Related Articles

Back to top button