Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Batasi Waktu Bermain Anak - Radar Karawang
GERBANG SEKOLAH

Batasi Waktu Bermain Anak

BELAJAR BERSAMA: Didampingi orang tua belajar bersama di salah satu rumah siswa.

KOTABARU, RAKA – Menjaga semangat belajar serta terbentuknya kepribadian yang lebih baik lagi, orang tua siswa harus membatasi kegiatan bermain anak di luar rumah.

Salah satu orang tua siswa warga Desa Wancimekar Nengsih mengatakan, bermain merupakan salah satu kegiatan yang digemari anak, bahkan pada saat orang tua melarangnya untuk bermain, sang anak hanya bisa merengek. “Kadang kita harus sabar sebagai orang tua, jangan sampai tindakan yang kita ambil salah,” ucapnya, kepada Radar Karawang, Selasa (26/1).

Ia menambahkan, hampir memasuki satu tahun, kegiatan belajar di sekolah dihentikan sementara, sehingga ia harus meluangkan waktu untuk mengajak anaknya belajar bersama. “Kita harus bisa mencari cara supaya anak tidak kelayapan di luar rumah, media belajar dengan belajar bersama ini bisa jadi rekomendasi buat orang tua,” tambahnya.

Selain itu, bagi lingkungan tempat tinggalnya dinilai kurang baik, orang tua harus ekstra hati-hati, jangan sampai sang anak terbawa arus dan membentuk karakter pembangkang dan melawan. “Kalau kita perhatikan, memang banyak anak yang melawan orang tuanya, solusinya tetap batasi anak supaya tidak terkontaminasi,” akunya.

Ia juga berpesan kepada orang tua untuk selalu mengawasi kegiatan anaknya, tentunya anak sebagai aset yang dapat mengabdi dan membantu orang tua setelah tumbuh besar nanti. “Kita jaga anak kita, sayangi mereka, jangan acuh serta didik sampai menjadi orang hebat,” pungkasnya. (mal)

Related Articles

Back to top button