HEADLINEPurwakarta
Trending

Bupati Purwakarta Pastikan Tak Ada Korban Jiwa di Pasar Rebo, Langkah Renovasi Tunggu Hasil Labfor

PURWAKARTA, RAKA – Pascakebakaran hebat yang melanda Pasar Rebo Purwakarta pada Selasa (24/2) dini hari, para pedagang yang tergabung dalam Ikatan Warga Pasar (Iwapa) menegaskan komitmennya untuk tetap berjualan di lokasi semula. Hingga kini, aktivitas di area terdampak masih sepi sambil menunggu hasil investigasi resmi dari kepolisian.

Pengurus Iwapa Bidang Ekonomi, Yayat Hidayat, menyatakan bahwa seluruh pedagang yang berada di dalam garis polisi sementara libur terlebih dahulu. Ia menegaskan, belum ada pembahasan soal relokasi ke pasar lain, termasuk ke Pasar Simpang.

“Keinginan pedagang jelas, tetap berjualan di tempat yang sekarang. Belum ada rekomendasi pemindahan,” ujar Yayat, Rabu (25/2).

Baca Juga: Satpol PP Rencanakan Pembongkaran

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang akan keluar dalam dua hingga tiga hari ke depan. Hasil tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, mulai dari pembersihan sisa kebakaran hingga kemungkinan perbaikan fasilitas pasar.

Ia menjelaskan, setelah hasil resmi keluar, tahap awal yang akan membersihkan limbah dan puing-puing kebakaran sebelum membahas teknis renovasi. Sementara itu, pedagang di luar area penyelidikan masih boleh beraktivitas seperti biasa.

Berdasarkan informasi awal dari tim keamanan pasar, titik api diduga berasal dari salah satu kios gilingan kelapa. Yayat mengungkapkan, saat membuka pintu kios, api sudah dalam kondisi membesar.

Ia menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang kemungkinan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian sebelum menarik kesimpulan akhir.

Tonton Juga: Bapak Dan Anak Mendadak Bisu

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Purwakarta bergerak cepat saat kebakaran terjadi. Bupati Saepul Bahri Binzein menerima laporan pertama kebakaran sekitar pukul 02.30 WIB dan langsung menindaklanjuti dengan pengerahan armada pemadam kebakaran.

“Kita kerahkan delapan unit Damkar, namun masih kurang sehingga dibantu pihak swasta. Total ada 16 unit yang bergerak,” kata pria yang akrab disapa Om Zein itu.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, sejumlah area pasar masih harus steril karena menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Menurutnya, pemerintah daerah akan membahas rencana renovasi maupun langkah lanjutan lainnya setelah hasil investigasi resmi diterbitkan. Ia menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Yang penting saat ini tidak ada korban jiwa. Langkah berikutnya akan kita bicarakan bersama setelah semuanya jelas,” ujarnya.

Baik Iwapa maupun pemerintah daerah sepakat untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan sebelum hasil penyelidikan keluar. Para pedagang berharap proses pembersihan dan perbaikan dapat segera agar aktivitas ekonomi kembali normal. (yat)

Related Articles

Back to top button