
KARAWANG, RAKA- Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Karawang melibatkan ribuan personel gabungan. Sebanyak 1.756 petugas dari unsur TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait dikerahkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah mengatakan, ratusan personel tersebut berasal dari berbagai unsur yang bersinergi untuk menjaga kelancaran serta keamanan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Menurutnya, dari total 1.756 personel, sebanyak 785 personel berasal dari Polres Karawang, kemudian 165 personel dari TNI, serta sekitar 806 personel lainnya dari berbagai instansi terkait seperti Kodim, Subdenpom, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, PMI, hingga unsur masyarakat.
”Operasi Ketupat Lodaya sendiri akan dilaksanakan selama 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat,”katanya, Kamis (12/3).
Menurutnya, sebanyak 22 pos pengamanan disebar di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Karawang untuk memantau kondisi lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi para pemudik.
“Selain itu, terdapat empat pos pelayanan yang disiapkan di Rest Area KM 57, KM 62, KM 42 serta di kawasan Bundaran Ciplaz. Pos tersebut difungsikan sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik,”tuturnya.
Sementara itu, menurutnya, satu pos terpadu ditempatkan di kawasan Galuh Mas yang akan menjadi pusat koordinasi pelayanan bagi masyarakat selama arus mudik berlangsung.
Di sisi lain, Polres Karawang juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik Lebaran.
Kapolres mengungkapkan, kendaraan dapat dititipkan di Mapolres Karawang maupun di kantor-kantor Polsek yang ada di wilayah Kabupaten Karawang.
Ia pun mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan matang serta memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan.
“Apabila membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center 110 atau WhatsApp Lapor Pak Kapolres di nomor 0813-8888-110 yang aktif selama 24 jam,”tutupnya. (zal)



