Persiapan Mudik 2026: Dishub Purwakarta Pasang Ratusan Traffic Cone di Titik Rawan Macet

PURWAKARTA, RAKA – Lonjakan kendaraan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 diperkirakan kembali membanjiri sejumlah jalur di Kabupaten Purwakarta. Mengantisipasi potensi kemacetan yang kerap terjadi setiap tahun, Dinas Perhubungan (Dishub) Purwakarta mulai menyiapkan berbagai skenario pengaturan lalu lintas.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menurunkan ratusan perlengkapan pengendali lalu lintas seperti traffic cone dan water barrier di sejumlah titik yang dinilai rawan kepadatan kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Purwakarta, Iwan Suroso, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Wajmudin Anwar, mengatakan pemasangan perlengkapan tersebut mulai dilakukan di jalur-jalur strategis yang diperkirakan menjadi simpul kepadatan kendaraan saat musim mudik.
“Pemasangan traffic cone dan water barrier kami lakukan di beberapa titik, khususnya kawasan Cikopo dan KBI. Ini bagian dari upaya mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujar Wajmudin, Kamis (11/3).
Menurutnya, keberadaan perlengkapan tersebut sangat penting untuk membantu rekayasa lalu lintas sekaligus mencegah potensi kemacetan panjang maupun kecelakaan di jalur padat kendaraan.
Dishub Purwakarta sendiri telah menyiapkan sekitar 250 unit traffic cone serta 50 unit water barrier yang akan ditempatkan di sejumlah titik sesuai kebutuhan lapangan.
Wajmudin menjelaskan bahwa penentuan lokasi pemasangan tidak dilakukan secara sembarangan. Penempatan perlengkapan tersebut mengacu pada permintaan dari Polres Purwakarta serta hasil kajian teknis dari tim lalu lintas Dishub.
“Perlengkapan ini disebar di sejumlah lokasi berdasarkan permintaan dari Polres Purwakarta dan analisis dari bidang lalu lintas. Tujuannya jelas, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat arus mudik maupun arus balik,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemetaan Dishub, beberapa kawasan diprediksi menjadi titik rawan kemacetan. Di antaranya kawasan KBI, Cikopo, hingga jalur menuju Hotel Plaza Purwakarta yang kerap menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.
Selain pengaturan lalu lintas, Dishub juga memastikan kesiapan rambu-rambu jalan yang akan dipasang di sejumlah titik untuk membantu pengendara selama perjalanan mudik.
Tidak hanya itu, kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Wajmudin mengatakan perbaikan lampu jalan akan diprioritaskan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.
Ia menambahkan bahwa untuk ruas jalan provinsi maupun nasional, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) maupun pengelola jalan tol.
“Untuk jalan kabupaten tentu menjadi tanggung jawab kami. Sedangkan jalan provinsi dan nasional akan kami koordinasikan dengan pihak terkait. Namun jika situasinya mendesak, kami akan mengambil langkah antisipatif agar PJU yang rusak segera diperbaiki,” ungkapnya.
Dishub juga mengingatkan para pemudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan.
“Kami berharap para pemudik mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah dan kepolisian agar perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan tertib. Pastikan juga kondisi kesehatan serta kendaraan sebelum berangkat,” kata Wajmudin.
Sebagai bentuk pelayanan kepada para pemudik, Dishub Purwakarta juga menyiapkan pos istirahat di Mako Dishub Purwakarta yang bisa dimanfaatkan pengendara dari arah Jakarta maupun Bandung.
Pos tersebut akan dibuka selama 24 jam mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, sehingga para pemudik dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
“Pemudik dipersilakan memanfaatkan pos di Mako Dishub Purwakarta apabila membutuhkan tempat singgah selama perjalanan,” pungkasnya. (yat)



