Seleksi Ketat! Begini Cara 200 Kepala Sekolah di Karawang Lolos Tanpa ‘Uang Jabatan’

KARAWANG, RAKA- Sebanyak 200 kepala sekolah resmi dilantik dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi. Tidak ada istilah bayar jabatan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang Wawan Setiawan mengatakan, bahwa proses seleksi telah melalui mekanisme ketat sesuai regulasi yang berlaku. Tahapan tersebut meliputi assessment, job fit, hingga seleksi akhir.
“Prosesnya berlapis, mulai dari assessment, job fit, hingga tahapan seleksi sesuai ketentuan Permendikbud 2025. Jadi hasilnya benar-benar tersaring oleh sistem,”katanya, Jumat (24/4).
Ia menjelaskan, dari total 200 kepala sekolah yang dilantik, sebanyak 199 merupakan hasil promosi dan satu lainnya rotasi. Adapun rinciannya terdiri dari 9 kepala SMP dan 191 kepala SD.
Menurutnya, kebutuhan kepala sekolah di Karawang secara umum telah terpenuhi, meski dalam pelaksanaannya masih terdapat dinamika seperti pensiun atau kendala administratif.
“Secara keseluruhan sudah tercukupi, namun dalam perjalanan ada perubahan, misalnya karena pensiun atau faktor lain,” terangnya.
Wawan menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi berkala guna memastikan kinerja kepala sekolah tetap optimal dan sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan.
Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan, bahwa proses pengisian jabatan kepala sekolah harus bersih dari praktik titipan maupun jual beli jabatan.
“Tidak ada istilah bayar untuk jabatan. Semua murni berdasarkan kemampuan dan kepercayaan,” tegasnya.
Aep juga mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas, terutama dalam pengelolaan anggaran pendidikan.
“Jangan sampai ada yang menzalimi guru. Semua harus berjalan sesuai aturan, termasuk pengelolaan dana BOS yang harus transparan dan akuntabel,”terangnya.
Ia menambahkan, sektor pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah, sehingga peran kepala sekolah dan guru sangat strategis dalam mencetak generasi unggul.
”Pemerintah Kabupaten Karawang akan terus melakukan evaluasi serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap di berbagai wilayah,” tutupnya. (zal)



