Jelang Iduladha 2026, Purwakarta Perketat Lalu Lintas Ternak Usai Temuan Gejala PMK

PURWAKARTA, RAKA – Tiga ekor sapi di Kabupaten Purwakarta sempat mengalami gejala penyakit, mulut, dan kuku atau PMK menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Kasus tersebut membuat Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta meningkatkan pengawasan serta mempercepat vaksinasi hewan kurban.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Perikanan dan Peternakan Purwakarta, Wini Karmila mengatakan laporan dugaan PMK terjadi pada awal Maret 2026 dari wilayah Munjul, Purwakarta.
Tiga sapi dalam satu kandang berisi 10 ekor ternak mengalami gejala seperti demam dan iritasi pada mulut serta kuku.
“Awal Maret 2026 dilaporkan ada tiga ekor sapi di Munjul, Purwakarta, dengan gejala demam, iritasi mulut dan kuku. Namun tidak ada peradangan pada kaki dan kuku dalam populasi 10 ekor,” ujar Wini, Minggu (17/5).
Saat itu petugas kesehatan hewan langsung memberikan obat analgesik, antiradang, dan vitamin guna mempercepat pemulihan ternak sekaligus mencegah penyebaran penyakit.
Baca Juga: Polres Purwakarta Ungkap Motif Guru Ngaji Cabuli 6 Santriwati: Karena Hasrat dan Nafsu
Wini menyebut, langkah cepat tersebut membuat ketiga sapi sembuh dan tidak ada penularan terhadap hewan lain di kandang yang sama.
Meski kondisi sudah terkendali, Pemerintah Purwakarta tetap meningkatkan kewaspadaan menjelang Iduladha. Tingginya mobilitas perdagangan hewan kurban dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan risiko penyebaran PMK.
Karena itu, pihaknya meminta peternak dan pedagang ternak lebih disiplin menerapkan biosekuriti, termasuk mengisolasi ternak baru maupun hewan yang sakit sebelum bercampur dengan ternak lain.
“Laporkan kepada petugas kesehatan hewan untuk lalu lintas ternak dari dan keluar Purwakarta. Apabila ada ternak sakit, segera hubungi Diskanak,” kata Wini.
Selain pengawasan lalu lintas ternak, pemerintah setempat juga menggencarkan program vaksinasi PMK. Tahun ini, target vaksinasi hewan kurban sebelum Iduladha mencapai 7.500 dosis dan jumlah tersebut berpotensi akan bertambah.
Tonton Juga: TAMAN CADAS MALANG TAK TERURUS LAGI
Vaksinasi secara door to door dengan mendatangi langsung peternakan milik warga di sejumlah wilayah Purwakarta.
Salah satu lokasi vaksinasi di Kandang Asri Farm, Desa Campakasari, Kecamatan Campaka. Puluhan domba kurban di peternakan tersebut mendapat suntikan vaksin PMK dari petugas kesehatan hewan.
Dokter Hewan Bidang Keswan Kesmavet Purwakarta, Intan Renita Yulianti mengatakan vaksinasi sebagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya kebutuhan hewan kurban menjelang Iduladha.
Menurut Intan, vaksinasi penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat membeli hewan kurban.
“Vaksinasi ini dilakukan untuk mencegah penyebaran PMK sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban,” ujar Intan. (yat)



