
Radarkarawang.id– Mendapatkan pengalaman yang berbeda, sebanyak 40 mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan belajar migas langsung di Pertamina EP Subang Field.
Mahasiswa ini tergabung dalam Society of Petrophysicists and Well Log Analysts (SPWLA) Student Chapter, organisasi mahasiswa di bidang petrofisika dan well logging.
Kegiatan bertajuk Company Adventure Series (CAS) 5.0 ini berlangsung di Stasiun Pengumpul Bambu Besar (SP-BBS), Karawang, pada Selasa (5/4).
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pemaparan terkait proses bisnis dan operasi perusahaan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Para peserta juga berkesempatan melakukan aktivitas operasi melalui tur fasilitas lapangan, termasuk proses produksi di permukaan hingga alur pengelolaan energi di area SP-BBS.
Menariknya, kegiatan ini turut diikuti oleh dua mahasiswa internasional asal Jepang dan Uzbekistan yang tengah menjalani program pertukaran pelajar di Universitas Pertamina. Selama kunjungan berlangsung, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai implementasi aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai bagian penting dalam kegiatan industri migas.
Program kunjungan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai operasi industri hulu migas, mulai dari proses produksi, penerapan teknologi, pengelolaan sumber daya energi, hingga implementasi aspek keberlanjutan di Pertamina EP Subang Field. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan dunia kerja bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri energi di masa depan.
Salah satu peserta, Diva Hajar Annisa, mengungkapkan kegiatan ini memberikan pengalaman belajar nyata. “Saya mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai proses pemisahan, pengolahan awal, hingga distribusi hasil produksi. Fasilitas SP-BBS terkelola dengan baik dan didukung sistem operasi yang rapi. Para pekerja juga sangat profesional dan terbuka dalam memberikan penjelasan,” ujarnya.
Sr Supervisor Cicauh & BBS Production, Ratno Tri Prima Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi seperti ini merupakan bentuk komitmen Perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor energi. “Kegiatan berbagi ilmu seperti ini merupakan salah satu upaya kami dalam menyiapkan generasi penerus yang kompeten, guna mendukung ketahanan energi nasional,” imbuhnya.(rls)



