Purwakarta
Trending

Antisipasi Penipuan Jamaah, Polres Purwakarta Bentuk Satgas Haji dan Umroh

PURWAKARTA, RAKA – Polres Purwakarta memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan travel haji dan umroh melalui pembentukan dan penguatan Satgas Haji dan Umroh. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi maraknya travel ilegal, dugaan penipuan jamaah, hingga berbagai kasus viral yang merugikan masyarakat.

‎Penguatan satgas tersebut difokuskan pada pengawasan biro perjalanan haji dan umroh di wilayah Kabupaten Purwakarta, termasuk pemantauan laporan masyarakat dan aktivitas promosi travel di media sosial.

‎Kapolres Purwakarta, I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reskrim, AKP Uyun Saepul Uyun mengatakan, keberadaan Satgas Haji dan Umroh menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya calon jamaah.

‎Menurut Uyun, pengawasan terhadap travel haji dan umroh perlu diperketat agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan maupun penyelenggaraan perjalanan ilegal.

‎“Pengawasan terhadap travel haji dan umroh menjadi penting untuk mencegah terjadinya penipuan maupun penyelenggaraan ilegal yang dapat merugikan calon jamaah. Kami akan memperkuat koordinasi dan pengawasan bersama instansi terkait,” ujar Uyun belum lama ini.

‎Ia menjelaskan, satgas akan melakukan pengawasan terhadap berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk menindaklanjuti laporan maupun dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji dan umroh.

‎Selain itu, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan. Polisi mengingatkan agar calon jamaah memastikan travel yang digunakan memiliki izin resmi serta legalitas yang jelas.

‎Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran harga murah maupun promosi berlebihan dari travel haji dan umroh.

‎“Masyarakat diimbau memastikan travel haji dan umroh yang digunakan memiliki izin resmi dan legalitas yang jelas. Jangan mudah tergiur harga murah atau promosi yang tidak masuk akal karena berpotensi menimbulkan kerugian,” kata Tini.

‎Ia menambahkan, masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan dugaan travel ilegal ataupun praktik penipuan yang berkaitan dengan perjalanan haji dan umroh.

‎Dengan penguatan Satgas Haji dan Umroh tersebut, Polres Purwakarta berharap pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umroh dapat berjalan lebih optimal sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi saat menjalankan ibadah. (yat)

Related Articles

Back to top button