Hari Kearsipan Ke-55: Sekda Purwakarta Dorong Tata Kelola Arsip Modern dan Digital

PURWAKARTA, RAKA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta menegaskan bahwa arsip bukan lagi sekadar tumpukan dokumen lama yang disimpan di lemari pemerintahan. Di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, arsip justru dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut mengemuka dalam Apel Peringatan Hari Kearsipan ke-55 dan Hari Perpustakaan ke-46 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Purwakarta yang digelar di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Senin (18/5/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, saat membacakan sambutan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), menekankan bahwa arsip memiliki nilai strategis yang jauh melampaui fungsi administrasi semata.
“Arsip juga menjadi penjaga memori kolektif bangsa yang menjamin validitas data, keberlanjutan nilai, serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Midan, Senin (18/5).
Dalam peringatan yang mengusung tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut, Midan menyebut pengelolaan arsip kini menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan adaptif.
Menurutnya, bidang kearsipan memiliki kontribusi besar dalam mendukung pelayanan publik yang optimal sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan nasional melalui pengelolaan arsip yang autentik, utuh, dan terpercaya.
Ia juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa budaya tertib arsip harus terus diperkuat di seluruh lingkungan pemerintahan agar kualitas pelayanan publik semakin baik dan akuntabilitas pemerintahan tetap terjaga.
Selain itu, momentum Hari Kearsipan tahun ini dijadikan pengingat bagi seluruh aparatur pemerintahan untuk meningkatkan kolaborasi dan inovasi di bidang kearsipan agar mampu menjawab tantangan zaman.
Tak hanya menyoroti pentingnya arsip, Midan juga mengingatkan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk bijak menggunakan media sosial demi menjaga citra daerah.
“Kami mengimbau seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk menjaga citra positif Kabupaten Purwakarta dengan menggunakan media sosial secara bijak, beretika, dan bertanggung jawab,” katanya. (yat)



