
PURWAKARTA, RAKA – Sebanyak 39 jemaah haji asal Kabupaten Purwakarta resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Indramayu dalam rombongan Kloter 40 KJT, Selasa (19/5). Meski tergabung bersama jemaah dari Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon, pelayanan dan pendampingan dipastikan tetap maksimal tanpa perbedaan.
Pelepasan dilakukan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Kampus 3, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Suasana haru bercampur khidmat mewarnai keberangkatan para tamu Allah tersebut. Lantunan takbir menggema, sementara keluarga yang mengantar tampak melambaikan tangan dan memanjatkan doa dari balik pagar keberangkatan.
Hadir dalam pelepasan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan, Kepala Kantor Kemenhaj Purwakarta H. Syamsi Mufti, Ketua MUI Kabupaten Purwakarta KH. John Dien, Kapolsek Sukatani AKP Asep Nugraha, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala Kantor Kemenhaj Purwakarta, H. Syamsi Mufti, memastikan seluruh jemaah yang terdaftar dapat diberangkatkan tanpa kendala.
“Alhamdulillah sesuai 39 jemaah. Sebanyak 39 jemaah asal Kabupaten Purwakarta dipastikan berangkat sesuai daftar awal. Tidak ada jemaah yang tertunda maupun gagal berangkat,” ujar Syamsi.
Menurutnya, proses pemberangkatan berjalan lancar karena persiapan dan mitigasi telah dilakukan sejak jauh hari. Kondisi kesehatan para jemaah pun dilaporkan dalam keadaan baik.
“Biasa saja sih, normal. Alhamdulillah. Mungkin karena kesiapannya, mitigasinya sudah dari awal. Kondisi jemaah juga dilaporkan relatif baik,” katanya.
Syamsi menegaskan, status kloter gabungan tidak memengaruhi kualitas pelayanan terhadap jemaah asal Purwakarta. Seluruh fasilitas dan hak jemaah tetap diberikan secara setara.
“Tidak ada perbedaan antara jemaah kloter murni maupun kloter gabungan,” tegasnya.
Ia juga menyebut keberangkatan haji bukan hanya soal kesiapan perjalanan, tetapi juga membutuhkan koordinasi lintas daerah agar pelaksanaan ibadah berjalan aman, nyaman, dan khusyuk.
“Keberangkatan jemaah ini menjadi momentum besar yang tidak hanya melibatkan kesiapan logistik, tetapi juga koordinasi lintas daerah demi memastikan ibadah haji berjalan aman dan khusyuk,” ucapnya.
Selain itu, Syamsi mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci, terutama terhadap jemaah lanjut usia.
“Kami imbau agar para jemaah menjaga semangat ibadah dan kekompakan selama berada di Tanah Suci, serta mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dan Arab Saudi,” pesannya.
Ia berharap seluruh jemaah asal Purwakarta diberikan kesehatan, kelancaran selama menjalankan ibadah haji, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (yat)



