Purwakarta
Trending

Kodim Purwakarta Salurkan 11.000 Liter Air ke Batutumpang

PURWAKARTA, RAKA – Krisis air bersih yang mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Purwakarta akibat musim kemarau mendapat perhatian dari Kodim 0619/Purwakarta. Melalui aksi kemanusiaan, TNI menyalurkan sebanyak 11.000 liter air bersih kepada masyarakat di Dusun Cicariu, Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru, Jumat (31/7/2026).

Distribusi air bersih difokuskan bagi warga RT 03 dan RT 04 RW 02 serta RT 05 dan RT 06 RW 03 yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut dipicu mulai mengeringnya sejumlah sumber mata air di kawasan tersebut.

Dari total bantuan yang disalurkan, sebanyak 8.000 liter berasal dari Kodim 0619/Purwakarta, sedangkan 3.000 liter lainnya disuplai Koramil 1902/Plered.

Proses pendistribusian melibatkan lima personel Kodim 0619/Purwakarta dengan dukungan satu unit armada damkar milik Kodim serta satu unit kendaraan tangki roda tiga traktor milik Koramil 1902/Plered. Kendaraan tersebut digunakan untuk menjangkau titik-titik permukiman yang sulit diakses kendaraan berukuran besar.

Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.

Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya menjalankan tugas di bidang pertahanan, tetapi juga berperan membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan, termasuk saat terjadi krisis air bersih.

“Musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Kami berupaya membantu agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat,” kata Fredy Jaguar, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, Dusun Cicariu menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian karena letaknya berada di kawasan kaki Gunung Bongkok dengan akses yang cukup menantang. Kondisi tersebut membuat distribusi bantuan ke wilayah tersebut membutuhkan dukungan armada khusus.

Kodim 0619/Purwakarta, lanjut Fredy, akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait apabila kebutuhan air bersih masyarakat masih terus meningkat selama musim kemarau berlangsung.

Sementara itu, Romlah (48), salah seorang warga penerima bantuan, mengaku bersyukur atas distribusi air bersih yang dilakukan TNI. Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir warga harus menghemat penggunaan air karena pasokan dari sumber mata air terus berkurang.

“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu kami. Air memang sudah mulai sulit didapat, sehingga bantuan ini benar-benar meringankan kebutuhan warga. Terima kasih kepada Kodim 0619/Purwakarta dan semua pihak yang telah peduli,” ujarnya.

Memasuki puncak musim kemarau 2026, sejumlah daerah di Kabupaten Purwakarta mulai mengalami kekeringan. Berkurangnya curah hujan membuat debit sumber mata air menurun sehingga berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat, terutama di wilayah perbukitan.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0619/Purwakarta berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga dalam menghadapi dampak musim kemarau yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. (yat)

Related Articles

Back to top button