
PURWAKARTA, RAKA – Kondisi jalan yang gelap di sejumlah wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kini menjadi perhatian pemerintah daerah. Terlebih, beberapa titik minim penerangan berada di kawasan yang dinilai rawan tindak kriminalitas.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein meminta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik tersebut dipercepat.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah ruas jalan di kawasan Perkebunan Karet Cikumpay, Kecamatan Campaka.
Kawasan tersebut sebelumnya menjadi lokasi aksi begal terhadap warga pada Selasa (25/8/2026) dini hari. Polisi kemudian mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.
Instruksi percepatan pemasangan PJU disampaikan Om Zein saat meninjau kondisi lapangan dan berkomunikasi dengan petugas terkait, Kamis (27/8/2026).
“Itu yang daerah yang kemarin ketangkep begal itu yang di perkebunan, pasangin PJU,” ujar Om Zein.
satu kebutuhan penting di kawasan yang aktivitas masyarakatnya masih berlangsung hingga malam hari.
Ia meminta petugas tidak menunggu adanya instruksi khusus untuk memasang lampu di lokasi yang sudah diketahui minim pencahayaan dan memiliki potensi kerawanan.
“Yang penting terang aja, jadi tidak gelap. Daerah-daerah yang masih gelap yang dianggap rawan jangan nunggu perintah, langsung dipasang aja,” tegasnya.
Bagi pemerintah daerah, penerangan bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan. Kondisi jalan yang terang juga diharapkan dapat membantu meningkatkan visibilitas sekaligus mengurangi ruang bagi potensi gangguan keamanan di lokasi-lokasi sepi.
Petugas terkait menyampaikan kepada Bupati bahwa proses pemasangan PJU sedang berjalan. Sejumlah titik yang dianggap paling membutuhkan penerangan akan diprioritaskan.
Selain kawasan Perkebunan Karet Cikumpay, Om Zein menyoroti sejumlah ruas jalan menuju Kecamatan Sukasari.
Ia menyebut masih terdapat beberapa titik yang kondisinya sangat gelap karena belum memiliki penerangan yang memadai.
Namun, pemasangan PJU tidak harus dilakukan serentak di seluruh ruas jalan. Menurutnya, titik yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi harus menjadi prioritas.
“Termasuk yang ke arah Sukasari itu ada beberapa spot yang gelap banget yang tidak ada lampunya. Walaupun tidak setiap titik, paling tidak yang rawan-rawannya aja,” katanya.
Percepatan pemasangan PJU dilakukan di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Purwakarta meningkatkan keamanan ruang publik.
Penerangan jalan dinilai memiliki fungsi lebih dari sekadar membantu pengendara melihat kondisi jalan pada malam hari.
Jalan yang terang juga dapat membantu aktivitas warga, meningkatkan rasa aman serta mendukung upaya pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas.
Om Zein memastikan sejumlah lokasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat telah masuk dalam proses penanganan.
“Kalian juga sudah diingatin, tapi biar tahu aja bahwa itu sedang kita proses untuk dikasih penerangan,” ujarnya.
Pemkab Purwakarta berharap penambahan PJU dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya warga yang setiap hari melintasi ruas jalan yang minim penerangan.
Percepatan tersebut sekaligus menjadi respons pemerintah terhadap kebutuhan keamanan di ruang publik, terutama pada kawasan yang jauh dari permukiman dan memiliki tingkat aktivitas malam hari yang cukup tinggi. (yat)


