
KARAWANG, RAKA – Kebakaran melanda gudang limbah palet dan plastik di wilayah Leuweung Seureuh, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Senin siang (19/10). Banyaknya material plastik yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Usep Supriatna mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas menerima laporan saat api sudah membesar dan melahap area gudang penyimpanan limbah tersebut.
“Kurang lebih kejadiannya sekitar jam satu siang. Kami menerima laporan ketika posisi gudang sudah terbakar,” katanya, Senin (19/10).
Berdasarkan dugaan sementara, sambungnya, api kemungkinan berasal dari pembakaran alang-alang di area belakang gudang. Api kemudian merambat hingga membakar tumpukan limbah palet dan plastik yang berada di lokasi tersebut. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan.
Untuk menangani kebakaran itu, BPBD Karawang mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 25 personel. Petugas berjibaku memadamkan api yang terus menyala akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang.
Usep menjelaskan, salah satu kendala utama dalam proses pemadaman adalah karakteristik limbah plastik yang menyimpan panas. Meski api di permukaan berhasil dipadamkan, titik api berpotensi kembali muncul karena bagian bawah tumpukan material masih menyimpan panas.
“Kesulitannya karena bahan yang terbakar berupa limbah plastik. Jadi, agak sulit dipadamkan. Ketika api sudah padam, terkadang menyala lagi karena bagian bawahnya masih menyimpan panas,” jelasnya.
Selain material yang mudah terbakar, kondisi cuaca panas dan angin turut menyulitkan petugas dalam mengendalikan api. Situasi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra agar api tidak kembali membesar. Meski kebakaran melanda gudang limbah, Usep memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban,” tegasnya.
Di sekitar lokasi kebakaran juga terdapat bangunan bengkel yang berada di sebelah gudang. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. (zal)



