Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
HEADLINE
Trending

Angka Kemiskinan Karawang Turun Jadi 6,79% di Maret 2026

KARAWANG, RAKA – Persentase penduduk miskin di Kabupaten Karawang mengalami penurunan pada Maret 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karawang, angka kemiskinan tercatat sebesar 6,79 persen atau turun 0,29 poin dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 7,08 persen.

Penurunan tersebut juga berdampak pada berkurangnya jumlah penduduk miskin. Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Karawang tercatat sebanyak 163.640 orang atau berkurang sekitar 6.160 orang dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 169.800 orang.

Statistisi Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Statistik Sosial BPS Kabupaten Karawang, Prima Rudiansah, mengatakan penurunan angka kemiskinan tersebut juga terlihat jika dibandingkan dengan kondisi dua tahun sebelumnya.

“Persentase penduduk miskin pada Maret 2026 sebesar 6,79 persen, menurun 0,29 poin persentase terhadap Maret 2025 dan turun sebesar 1,07 poin persentase terhadap Maret 2024,” katanya, Kamis (5/11).

Di sisi lain, Garis Kemiskinan (GK) Kabupaten Karawang pada Maret 2026 mengalami peningkatan menjadi Rp676.323 per kapita per bulan. Angka tersebut naik Rp58.422 dibandingkan Maret 2025 yang sebesar Rp617.901 per kapita per bulan.

Selain persentase dan jumlah penduduk miskin, BPS juga mencatat perbaikan pada indikator kedalaman dan keparahan kemiskinan. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,95, turun 0,17 poin dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 1,12.

Penurunan indeks tersebut menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin semakin mendekati Garis Kemiskinan. Dengan demikian, kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap batas Garis Kemiskinan mengalami penyempitan.

Sementara itu, Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga mengalami penurunan dari 0,29 pada Maret 2025 menjadi 0,22 pada Maret 2026. Penurunan sebesar 0,07 poin tersebut mengindikasikan bahwa ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin semakin kecil. Artinya, kesenjangan tingkat pengeluaran antarpenduduk miskin di Kabupaten Karawang menunjukkan perbaikan. (zal)

Related Articles

Back to top button