Bantu Kebutuhan Trainer Motor EV, Tim P2M Pendidikan Teknik Mesin UNJ Berikan Pelatihan dan Hibah untuk SMKN 3 Karawang

radarkarawang.id, Tren penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle) atau EV di Indonesia saat ini tumbuh semakin cepat. Kondisi ini tidak hanya menuntut kesiapan pabrik dan industri, tetapi juga mengharuskan sekolah-sekolah kejuruan (SMK) untuk memperbarui materi pelajaran mereka agar para siswa siap kerja di masa depan.
Melihat kebutuhan tersebut, tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menggelar kegiatan pengabdian masyarakat Pelatihan Penggunaan Trainer Simulator Electric Vehicle Sepeda Motor Untuk Guru SMKN 3 Karawang. Program ini dibuat untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah binaan UNJ.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi para dosen pakar, yang diketuai oleh Dr. Sugeng Priyanto, M.Sc. Dr. Imam Mahir, M.Pd., Rani Anggrainy, M.T., Agung Gumelar, M.Pd., Hari Din Nugraha, M.Pd., dan Miftah Al Hafidz, M.Pd., Diandra Keisha Gunadi, Rizky Malik Arrahman, Reyhan Putra Hendrawan, Erlangga Dedy Putra Wijaya, dan Zahwa Armeilia dari tim Mahasiswa.
Kedatangan tim UNJ ini disambut dengan sangat baik oleh pihak sekolah. Koordinator Program Studi (Koorprodi) Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKN 3 Karawang menyampaikan rasa syukur dan harapannya lewat pelatihan ini:
“Kesan pesan untuk hari ini alhamdulillah, bantuan ini berguna, kebetulan tahun sekarang banyak tentang motor listrik, inshaAllah kita praktekkan, dan kita kekurangan trainer motor listrik, harapannya kita terus bekerja sama untuk tahun kedepannya, misal ada inovasi apa kita buat kerja sama dan buat bareng,” ungkapnya.
Beliau juga berharap kedepannya pihak UNJ maupun mahasiswanya bisa membagikan ilmu dan pengalaman kuliah mereka secara langsung kepada para siswa di Karawang.
“harapannya, dari pihak UNJ ke kita untuk langsung mengajarkan ke siswa, agar siswa tidak hanya belajar dari guru tetapi juga belajar dari mahasiswa, bukan hanya dari pembelajaran teknik sepeda motornya, mungkin juga pengalaman-pengalaman sebagai mahasiswa, atau pengalaman belajar di universitas, terakhir, harapannya, semoga kerjasama ini tidak hanya berhenti di sini, walau kita berjarak jauh,” tambahnya.
Sinergi antara Universitas Negeri Jakarta dan pihak SMKN 3 Karawang ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penyerahan alat semata. Dengan tata kelola bengkel yang juga rapi dan panduan mengajar yang lengkap, edukasi kendaraan listrik di Karawang untuk kedepannya akan lebih siap untuk melahirkan generasi muda yang relevan dengan kebutuhan industri. (rk)



