Karawang
Trending

Depo Minyak Goreng Pomindo Pertama Resmi Beroperasi di Karawang

KARAWANG, RAKA- Depo atau pangkalan minyak goreng Pomindo pertama di Kabupaten Karawang resmi beroperasi. Kehadiran depo tersebut menjadi bagian dari jaringan distribusi Pemindo yang kini telah memiliki 255 depo yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.

Manajer Perwakilan Depo Pomindo Karawang Ajat Sudrajat mengatakan, bahwa proses menghadirkan depo minyak goreng Pomindo di Kabupaten Karawang tidaklah singkat. Ia mengaku telah melakukan survei dan penjajakan selama sekitar satu setengah tahun sebelum akhirnya depo tersebut dapat beroperasi.

“Proses surveinya sudah sekitar satu tahun setengah. Dalam perjalanan itu saya bertemu dengan beberapa perusahaan dan terus melakukan penjajakan hingga akhirnya dipertemukan dengan Pak Yaya. Alhamdulillah prosesnya berjalan baik dan mendapat respons positif sehingga depo ini bisa berdiri di Karawang,”katanya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, sebelum memutuskan membuka depo, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei pasar, mulai dari harga minyak goreng di lapangan hingga kondisi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu target pasar.

“Saya survei dulu, mulai dari harga, kondisi UMKM, dampak terhadap pelaku usaha dan kebutuhan masyarakat. Dari situ kami melihat bahwa keberadaan depo minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau memang sangat dibutuhkan,” katanya.

Owner Pusat Pomindo Yaya Sumantri mengatakan, bahwa depo di Karawang merupakan depo pertama dan satu-satunya yang saat ini beroperasi di Kabupaten Karawang. Ke depan, pihaknya berencana terus memperluas jaringan distribusi dengan konsep satu daerah pemilihan (dapil) satu depo dan satu desa satu outlet.

“Ini merupakan peresmian depo atau pangkalan Pomindo yang ke-255 di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Untuk Karawang, ini menjadi depo pertama dan satu-satunya. Ke depan kami akan terus mengembangkan jaringan dengan konsep satu dapil satu depo dan satu desa satu outlet,”ujarnya.

Menurutnya, peluang kemitraan terbuka luas bagi berbagai pihak, mulai dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Merah Putih, toko, kios, agen, grosir, koperasi hingga pondok pesantren.

Yaya menjelaskan, salah satu potensi pasar terbesar yang akan disasar Pomindo adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, minyak goreng yang dipasarkan Pomindo memiliki kualitas premium yang setara dengan minyak kemasan dan memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan untuk program tersebut.

“Di beberapa daerah seperti Bengkulu dan Kabupaten Kuningan, Pomindo sudah banyak menyuplai kebutuhan minyak goreng untuk MBG. Minyak kami masuk spesifikasi yang dibutuhkan karena kualitasnya setara minyak kemasan premium,” katanya.

Sementara itu, Camat Kotabaru Idah Hamidah, menyambut baik hadirnya Depo Pomindo di wilayah Kecamatan Kotabaru. Ia menilai keberadaan depo tersebut dapat menjadi peluang baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program kemitraan yang melibatkan berbagai elemen, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kami sebagai Pemerintah Kecamatan Kotabaru mengucapkan terima kasih atas hadirnya Pomindo di wilayah Dapil 5 Kecamatan Kotabaru. Semoga ini menjadi inspirasi dan ke depannya semakin banyak mitra yang bergabung serta berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi minyak goreng bersama PT Pratama Arta Buwana,” ujarnya.

Idah berharap keberadaan Pomindo dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang lebih maju.

“Mudah-mudahan ekonomi di Kecamatan Kotabaru berjalan dengan baik dan lebih maju lagi serta ikut mendukung Karawang yang semakin maju,” tambahnya. (zal)

Related Articles

Back to top button