Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
BUMDes Purwadana Belum Bergairah - Radar Karawang
Karawang

BUMDes Purwadana Belum Bergairah

KARAWANG, RAKA – Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur masih belum memberikan kontribusi pada pemerintahan desa.

Dengan tiga unit usaha yang dikembangkan, BUMDes sama sekali belum menyumbangkan PADes untuk desa. “Kita pengelolaan belum maksimal, dengan dana (modal) Rp50 juta yang sudah turun kita akan maksimalkan program yang sudah ada,” ujar

Ketua BUMDes Ardi Supriadi (30), saat ditemui Radar Karawang di Kawasan Grand Taruma, Selasa (19/2). Menurutnya, saat ini BUMDes Purwadana sudah menjalankan program sewa roda sampah, simpan pinjam, dan usaha produktif untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kita menjadi suplayer BPNT juga. Di usaha produktif itu kita jaring BPNT yang di kita 200 KPM PKH,” katanya.

Sekalipun Ardi memiliki keuntungan dari pelaksanaan program tersebut. Namun ia mengakui belum bisa memberikan kontribusi untuk pemerintahan desa. “Untung dapat tapi habis juga untuk opersional. Target tahun ini untuk bisa memberikan kontribusi kepada pendapatan asli desa (PADes),” katanya.

Adapun untuk simpan pinjam sendiri, tambahnya saat ini masih mengendap di masyarakat, dari hasil kepengurusan sebelumnya. Oleh karenanya Ardi yang merupakan pengurus baru di BUMDes mengaku tidak akan ambil pusing. “Sementara ini inovasi baru belum bisa. Jadi kita maksimalkan program yang sudah ada dulu untuk lebih baik. Simpan pinjam kita akan input data siapa saja yang belum memberikan, ke depan kita akan perketat secara penagihannya,” katanya. (apk)

Related Articles

Back to top button